Ketua DPP Inkindo Jatim, Ir Adi Prawito (kenakan kaos putih) saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Kelurahan Lesanpuro (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Ketua DPP Inkindo Jatim, Ir Adi Prawito (kenakan kaos putih) saat menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada warga Kelurahan Lesanpuro (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) ditantang petakan potensi yang dimiliki Kota Malang, khususnya di kawasan Kelurahan Lesanpuro. 

Sumbangan pemikiran itu dinilai akan memberi pengaruh besar untuk perkembangan masyarakat sekitar dalam jangka lebih panjang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kelurahan Lesanpuro, Lukman Santoso saat menghadiri acara bakti sosial (baksos) yang digelar Inkindo Jatim, Sabtu (30/11/2019) di Kantor Kelurahan Lesanpuro. 

Lukman berharap agar ke depan Inkindo Jatim membuat sebuah analisa yang bisa dikembangkan di Kelurahan Lesanpuro.

"Sumbangan pikiran dari Inkindo ke depan kami harapkan. Mungkin bisa dipetakan potensi apa yang bisa diangkat melalui kajian khusus untuk mengenalkan potensi kami. Melalui arsitektur atau lain sebagainya untuk diselaraskan dalam program pemerintah dan bisa dikawal," katanya.

Tantangan itu dijawab Ketua DPP Inkindo Jatim, Ir Adi Prawito yang menyebut jika hal itu sangat mungkin dilakukan. 

Pasalnya, kajian khusus berkaitan dengan sebuah daerah sebelumnya telah dilakukan Inkindo di beberapa daerah. 

Di antaranya seperti Magetan dan Ponorogo yang sebelumnya dilakukan pemetaan terhadap daerah rawan longsor. 

Selain itu Sidoarjo sebelumnya juga ada kerjasama untuk melakukan analisa khusus sebagai kota metropolitan.

"Kota Malang memang belum, jika ada keinginan ke sana tentunya kami akan sangat siap. Nanti korda Malang akan kami minta untuk menindaklanjuti," terang pria berkacamata itu.

Sementara itu, dalam kesempatan bakti sosial tersebut, Adi menjelaskan jika ada seribu paket sembako yang diserahkan kepada masyarakat di Kota Malang. 

Seluruhnya diserahkan kepada warga yang membutuhkan di Kelurahan Lesanpuro, Buring, Madyopuro, dan Arjowinangun.

Penentuan penerima bantuan sebelumnya telah dikoordinasikan dengan pihak Dinas Sosial Kota Malang. 

Sehingga pembagian sembako kemudian diputuskan dilakukan di daerah Kecamatan Kedungkandang tersebut.

"Ini dalam rangka memperingati HUT Inkindo yang ke 37 tahun. Awalnya kami akan bagikan 500 paket sembako. Tapi antusias anggota Inkindo Jatim luar biasa, sehingga terkumpul seribu paket sembako," imbuhnya.

Upaya baksos ini menurutnya memang sudah rutin digelar Inkindo Jatim. 

Hal itu untuk menumbuhkan jiwa sosial anggota Inkindo.

Sedangkan acara yang digelar dalam memperingati HUT Inkindo itu sendiri diantaranya seperti seminar nasional untuk meningkatkan kompetensi anggota hingga pembinaan kode etik bagi anggota Inkindo.

"Dan puncak acaranya adalah baksos yang digelar di Kota Malang. Baksoa rutin kami gelar, tahun lalu kami adakan di liponsos Jombang dan sebelumnya juga lakukan bedah rumah di Surabaya," jelas dia.