Ketua Fraksi PDIP DPR Provinsi Jawa Timur Sri Untari (tengah) saat ditemui awak media terkait rekom bakal calon bupati Malang. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Ketua Fraksi PDIP DPR Provinsi Jawa Timur Sri Untari (tengah) saat ditemui awak media terkait rekom bakal calon bupati Malang. (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Teka-teki terkait siapa sosok yang bakal mendapat rekomendasi dari PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) untuk maju sebagai calon bupati Malang bakal ditentukan awal 2020 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur Sri Untari. Di hadapan awak media, Untari mengaku penentuan siapa calon bupati Malang  dari PDIP bakal ditentukan saat hari jadi partai berlogo banteng tersebut.

”Kami (PDIP) memiliki mekanisme internal tersendiri. Ada beberapa tahap yang harus dilalui sebelum putusan rekom dari DPP partai. Nanti pada saat peringatan hari jadi partai, pada bulan Januari mendatang, rekom-nya akan diumumkan,” kata Untari saat ditemui wartawan di salah satu hotel di Kabupaten Malang.

Untari mengaku, jika hingga saat ini pihak internal masih gencar melakukan pendalaman terhadap beberapa kandidat yang bakal diterjunkan untuk memperebutkan kursi kepemimpinan daerah. Termasuk di Kabupaten Malang. ”Kami bekerja sama dengan berbagai lembaga survei untuk melihat potensi para kandidat. Informasinya survei akan dimulai  Desember (2019),” terang Untari.

Dari informasi yang didapat MalangTIMES.com, Untari digadang-gadang menjadi kandidat kuat yang bakal mendapatkan rekomendasi langsung dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri.

Ketika dikonfirmasi langsung, Untari memilih tidak berspekulasi terlalu dini. Menurut dia, hal terpenting bukanlah siapa yang mendapat rekomendasi, melainkan kesolidan internal partai. Soliditas partai menjadi peran terpenting untuk memenangkan pesta demokrasi calon bupati Malang pada  2020 mendatang.

”Sejauh ini partai kami (PDIP) terbilang sangat solid. Bahkan kekuatan internal partai bisa menentukan kemenangan hingga 50 persen,” tegas Untari.

Ketika ditanyakan lagi bila rekomendasi tersebut turun kepadanya, Untari mengaku siap menerima mandat. Bahkan dirinya beserta para penggawa  PDIP yang lain akan berkolaborasi dengan beberapa partai untuk membentuk koalisi.

”Sejauh ini hubungan kami dengan partai lain sudah terbangun dengan baik. Sering berkoordinasi antar-partai. Selain itu, berbagai pihak lain seperti ormas NU (Nahdlatul Ulama), Muhammadiyah, hingga pihak-pihak lainnya juga sudah terbina dengan baik,” ungkap Untari.