Ilustrasi ASI (Foto: Istimewa)
Ilustrasi ASI (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Belakangan ini publik memperbincangkan perihal pemberian air susu ibu (ASI) kepada remaja. Tak lain dipicu artis Sarwendah, istri dari Ruben Onsu yang rutin memberikan ASI-nya kepada anak angkatnya yang sudah berusia 14 tahun.

Pemberian ASI tersebut berawal dari keinginan sang anak yang tak pernah merasakan ASI dari ibu kandungnya. Ruben dan Sarwendah pun akhirnya mengizinkan. Bahkan, mereka menyiapkan kulkas khusus untuk menyimpan stok ASI tersebut.

Persoalan mengonsumsi ASI bagi remaja atau orang dewasa memang bukan perkara baru. Beberapa waktu lalu juga sempat menjadi tren, karena ada beberapa pria yang mengonsumsi ASI donor untuk menambah energi. Lalu, apakah ASI aman untuk dikonsumsi remaja ataupun orang dewasa?

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Malang, Linda Desriwati mengatakan kandungan ASI memang sudah teruji manfaatnya jika diberikan kepada bayi hingga usia 2 tahun. Tapi hingga saat ini, menurutnya belum ada penelitian di bidang kesehatan terkait manfaat ASI pada anak remaja maupun orang dewasa ketika diminum langsung.

"Intinya, ASI itu kandungan gizi dan yang lainnya sudah teruji. Tapi untuk remaja atau dewasa dapat bermanfaat atau tidak itu belum ada penelitian yang menyatakan," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya menilai untuk masyarakat tidak asal berprasangka buruk terhadap apa yang dilakukan seorang publik figur, karena pemberian ASI juga hak setiap orang.

Hanya saja, memang saat ini penelitian terkait manfaat ASI untuk mencegah penyakit, baru dilakukan pada bayi. Tetapi, ketika ASI diberikan kepada remaja juga harus diperhatikan apakah ada efek sampingnya atau tidak.

"Apapun yang dilakukan mereka ya kita ndak bisa menjudge oh ndak boleh, karena itu hak mereka. Yang pasti jika memang itu dilakukan mereka harus diperhatikan juga, selama itu tidak ada efek sampingnya," pungkasnya.