Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)
Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kerusakan yang melanda Jembatan Muharto rupanya menjadi perhatian semua pihak. Pasalnya keberadaan area jembatan itu sebagai salah satu penunjang akses jalan bagi masyarakat.

Dengan keadaan Jembatan Muharto yang mengalami kerusakan, akses jalan kendaraan memang terganggu. Bahkan sebelumnya, banyak pengendara nekat menerobos palang pembatas di kawasan jembatan itu. Saat ini, proses rekonstruksi Jembatan Muharto telah berlangsung.

Tak ingin keadaan di jembatan lainnya di Kota Malang bernasib sama, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang rutin melakukan penertiban. Masyarakat diminta bijak dalam menggunakan infrastruktur daerah dengan tidak sembarangan berhenti dan mangkal terlalu lama di kawasan jembatan.

Nah, belum lama ini, para petugas Dishub menertibkan kawasan Jembatan Gadang yang disinyalir banyak dilalui kendaraan besar untuk mangkal tanpa kejelasan. Karena, salah satu yang menjadikan jembatan mengalami kerusakan juga atas perilaku pengguna kendaraan yang tidak sesuai dengan fungsinya.

"Iya (dilakukan penertiban), karena jembatan difungsikan sebagai sarana penghubung dan tidak untuk tempat pemberhentian kendaraan. Jadi pasti berdampak kalau fungsi dimaksud diabaikan," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto.

Terlebih, para petugas tidak mungkin ditempatkan menetap di satu titik lokasi, lantaran keterbatasan personil. Karenanya, ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Malang untuk bijak dan tertib berlalu lintas dengan baik.

"Kita kan tidak mungkin berjaga setiap hari terus menerus begitu. Jadi kami imbau masyarakat untuk bijak dalam berlalu lintas dan memanfaatkan sarana prasarana kota ini," pungkas nya.