Pakaian berbahan serat ganja (Foto: istimewa)
Pakaian berbahan serat ganja (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Jika mendengar kata ganja, yang terbesit di pikirian pasti berupa tanaman psikotropika yang membuat seseorang bisa terjerat pasal narkotika jika menggunakannya. Peredarannya pun di Indonesia juga masih dilarang.

Namun, lain halnya di China, tanaman yang satu ini justru dibudidayakan menjadi produk tekstil dan pakaian lho. Dan tenang saja, jika memakainya tidak akan berhubungan dengan pihak kepolisian kok.

Ya, Youngor Group, perusahaan dan retailer pakaian asal China, yang mengembangkan tanaman dengan nama latin Cannabis Sativa itu sebagai material utama untuk membuat pakaian premium mereka yang diberi nama HANP. Pakaian ini dibuat menggunakan serat dari batang tanaman ganja, kemudian diolah hingga menghasilkan benang dan kain yang teksturnya mirip linen.

Untuk ganja yang ditanam, dipanen dan dijadikan tekstil merupakan varietas dengan kadar THC (Tetrahidrokanabinol: zat yang menimbulkan efek psikologis ganja) sangat rendah. Dan hanya lapisan terluar dari batang ganja saja yang bisa diolah menjadi kain.

Dilansir dari berbagai sumber, kain dari serat batang ganja yang digunakan tersebut diklaim tahan lama dan nyaman untuk dikenakan. Selain itu, juga ramah lingkungan karena hanya sedikit meninggalkan jejak karbon dalam proses pembuatannya.

"Ganja merupakan material yang sangat unik dan salah satu yang paling awal digunakan manusia untuk tekstil. Jadi kami bisa bilang produk HANP ini menggunakan bahan natural. Selain itu dengan menggunakan teknologi yang juga unik, menghasilkan baju yang nyaman dipakai," jelas Deputy Manager Youngor Group Gaogang Hu.

Tak hanya itu, pakaian jenis ini juga memiliki fitur antibakteri. Sehingga, busana yang dikeluarkan itu dijamin antibau. Jadi, kalau kalian memakainya selama seminggu penuh tanpa dicuci tidak akan menimbulkan bau, karena di dalamnya juga terdapat properti anti bakteri.

Produk HANP hadir dalam dua kategori, yakni pakaian dengan garis rancang sentuhan rustic dan produk home furnishing seperti selimut, seprai, sarung bantal dan handuk. Beberapa produk juga mengombinasikan serat ganja dan sutera untuk membuat kenyamanan lebih maksimal saat dikenakan penggunanya.