Salah satu menu yang dibuat dari umbi-umbian  di dari Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.
Salah satu menu yang dibuat dari umbi-umbian  di dari Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.

MALANGTIMES - Aroma harum gurihnya makanan tercium dari Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. Ternyata beragam menu dihidangkan oleh para peserta yang mengikuti lomba cipta menu, Selasa (26/11/2019).

Puluhan Menu itu hadir dari kreasi 22 Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan di Kota Batu tersaji dengan beraneka varian rasa dan bentuk yang menggoda selera. Menu yang dibuat itu dengan bahan utama umbi-umbian dan sereal.

Dari menu itu setiap tim diwajibkan untuk menyajikan dua jenis menu. Yang didalamnya terdapat gizi seimbang dan aman saat dikonsumsi.

Menu yang dibuat itu adalah menu-menu sehat yang disuguhkan untuk keluarga. Karena memang lomba kali ini ibu-ibu PKK itu ditantang untuk membuat menu bertujuan menekan angka stunting.

“Dengan makanan bergizi seimbang dan aman, dapat menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas serta kreativitas masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batu, Wiwik Nuryati.

Ia menambahkan, tahun ini memang menu yang diangkat untuk  menghindari anak dari stunting. Sehingga Pemkot Batu ingin mengajak masyarakat membuat olah menu yang kaya akan gizi untuk menekan angka stunting.

“Karena memang tahun ini kita fokus menekan angka stunting di Kota Batu, melihat dari data tahun 2019 ada 2,8 persen anak terkena stunting,” imbuhnya

Lewat lomba ini, juga meningkatkan kreativitas masyarakat saat menyuguhkan sebuah sajian makanan. Ke depan agara masyarakat luar bisa mencontoh kreasi tersebut, dan juga mengembangkan menu dari bahan tersebut.

“Dengan hadirnya kreasi-kreasi yang berbeda-beda ini supaya masyarakat tahu,  supaya gak bingung juga akan membuat menu apa yang menggugah selera,” jelas Wiwik.