Struktur bangunan kuno ditemukan di area sawah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.
Struktur bangunan kuno ditemukan di area sawah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo.

MALANGTIMES - Warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo digemparkan dengan penemuan sebuah tumpukan bata merah. Lantaran bata merah ini sedikit berbeda dan diduga peninggalan jaman kerajaan.

Baca Juga : Didi Kempot Gelar Konser Amal dari Rumah, Hanya 3 Jam Donasi Capai Rp 5,3 Milliar

Tumpukan bata merah seperti struktur bangunan kuno itu ditemukan warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo pertama kali ditemukan ketika warga menggali tanah untuk menanam pohon. Saat menggali kubangan yang cukup dalam didapati tumpukan bata tersebut.

Bata merah yang ditemukan itu dengan panjang 35 centimeter dengan lebar 25 centimeter dan tebal 10 centimeter. Dengan ukuran struktur bangunan yang nampak 3,24 meter x 82 centimeter. 

Diduga tumpukan bata yang berada di area persawahan milik warga ini peninggalan kerajaan. “Setelah digali dengan kedalaman kurang lebih 50 centimeter tiba- tiba muncul bata merah yang tertata rapi seperti pagar rumah memanjang hingga dua meter lebih,” ungkap Anton Adi Wibowo, warga Desa Pendem.

"Awalnya mau menanam pohon buah alpukat, terus menggali ternyata saya temukan seperti itu, jadi saya hentikan, khawatir merusak struktur bangunan,” tambahnya.

Tidak jauh dari temuan, banyak peninggalan purbakala yang juga tercecer di sekitarnya. Namun sudah ditemukan lama dan diamankan oleh warga. Untuk memastikan temuan tersebut Dinas Pariwisata Kota Batu turun ke lokasi melakukan pengecekan.

“Dari hasil pengecekan bahwa temuan ini merupakan peninggalan jaman kerajaan,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu, Winarto.

Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan apakah tumpukan bata merah berupa bangunan atau hanya sebuah tatanan bata merah yang menyerupai pagar. “Kami masih akan melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulan Cagar Budaya Trowulan Mojokerto,” imbuhnya.