Ahok resmi jadi Komut Pertamina, apakah Sandiaga akan menyusulnya ? (Ist)
Ahok resmi jadi Komut Pertamina, apakah Sandiaga akan menyusulnya ? (Ist)

MALANGTIMES - Pro dan kontra atas sosok Basuki Tjahja Purnama atau Ahok, mereda. Setelah sang mantan Gubernur DKI Jakarta yang terjungkal karena persoalan penistaan agama ini, resmi menduduki komisaris utama (komut) Pertamina. 

Penunjukan Ahok di BUMN strategis ini, dilatarbelakangi dengan adanya harapan besar sang Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, yaitu adanya sosok pendobrak di tubuh Pertamina. 

Seperti yang kerap disampaikannya kepada media, "Kami harapkan ada perwakilan yang memang punya track record pendobrak. Tidak artinya salah dan benar, tapi untuk mempercepat hal-hal yang sesuai arahan," ucap Erick yang juga meminta adanya sosok yang mampu untuk menekan impor energi. Serta membuka lapangan kerja dengan cara bermitra dengan pihak lain.

Masyarakat yang terbelah dengan adanya penunjukan Ahok sebagai komut Pertamina pun mulai mereda. Serta menunggu berbagai gebrakan Ahok bersama komisaris Pertamina lainnya, seperti Budi Gunadi Sadikin (Wakil Komut), Emma Sri Martini yang akan diangkat jadi Direktur Keuangan, serta Komjen Pol Condro Kirono.

Walau baru satu hari bekerja, Ahok pun sudah mulai dibanjiri berbagai komentar miring terkait jabatannya. Baik dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina yang menolaknya sebelum Ahok dilantik, sampai pada ramainya dugaan Ahok hanya jadi pion untuk menguasai blok Masela.

joked2024, :"Tercium oleh TEMPO Sampai disini. Sekarang, Kita jadi paham, kenapa Ahok ngotot di usulkan ke Pertamina. Ahok dan gerombolan mafianya pengen masuk ke Pertamina, utk kuasai blok Masela (blok milik Pertamina yang menguasai produksi gas terbesar) aka diberikan ke TW," cuit akun tersebut.

Lepas dari mulai banjirnya informasi terkait Ahok yang jadi Komut Pertamina, BUMN di bawah kendali Erick memang sedang melakukan bersih-bersih di dalam tubuhnya. Serta terus mencari sosok-sosok yang mampu untuk mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan rumit dalam tubuh perusahaan plat merah ini.

Satu sosok yang kini ramai dibicarakan akan masuk di BUMN adalah Sandiaga Uno, mantan wakil gubernur DKI Jakarta. Bahkan Erick pun terlihat menyambutnya, bila Sandi bersedia untuk memimpin salah satu BUMN. 

"Tak menutup kemungkinan. Kalau pak Sandi mau bantu BUMN bagus juga," ucap Erick beberapa waktu lalu.

Sinyal buka pintu dari Erick kepada Sandi memang terlihat jelas dan ternyata mendapat dukungan positif juga dari masyarakat. Bahkan di dunia maya pun mulai ramai atas sosok Sandi bisa masuk di jajaran BUMN untuk mengisi di Garuda dan PTPN III.

Akun abdul.rahim21 menuliskan, "Garuda Indonesia pak Sandi @sandiuno Insyaallah pak. Demi Nusantara," ucapnya.
Aria Bima politikus PDI-Perjuangan menyampaikan, "Secara politik ini juga akan menyejukkan, setelah Prabowo menjadi Menhan (Menteri Pertahanan)," ujarnya menyikapi peluang Sandi menduduki jabatan tinggi di BUMN.

Akun virgo_adithya menuliskan, "Pada akhirnya putera-putera terbaik bangsa yang akan menahkodai berbagai sektor bisnis di badan usaha negara..."ujarnya menanggapi mulai ramainya Sandi dibicarakan akan masuk BUMN.

Lantas bagaimana dengan jawaban Sandi? 
"Saya bilang untuk berkontribusi, tidak perlu harus menjabat sebagai menteri atau pejabat BUMN. Tapi, di manapun kita berada," ucapnya yang melanjutkan, "Saya ingin berada di tengah masyarakat dan saya sudah sampaikan ke Pak Erick dan dia sangat mengerti," imbuh Sandi.

Dirinya juga menegaskan kepada media menolak berbagai isu terkait adanya tawaran di BUMN serta lebih memilih berkonsentrasi di program OK OCE (One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship) yaitu  program yang berusaha melakukan pembinaan kewirausahaan terhadap pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). 

Sikap Sandi ini juga mendapat dukungan dari warganet, seperti yang dicuitkan oleh @PaijoAryanto__"Sangat tepat anda tetap berada di OKE OCE saja, Dan semoga pak Jokowi tidak mengecewakan utk kedua kalinya," tulisnya.