Ilustrasi PNS
Ilustrasi PNS

MALANGTIMES - Belum lama ini, BKN baru saja membuat pengumuman masa penutupan pendaftaran CPNS yang diperpanjang. Namun pengumuman itu nampaknya tak berlaku untuk penerimaan CPNS di Kota Malang. Sebagaimana ketentuan yang ada, maka pendaftaran CPNS berakhir pada Minggu (24/11/2019) pukul 23.59 WIB kemarin.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Anita Sukmawati menyampaikan, sebagaimana PP 11 Tahun 2017, masa pendaftaran dilakukan minimal 15 hari setelah pengumuman. Jika ada instansi yang ingin menambah waktu pendaftaran lebih dari 15 hari maka harus mengajukan ke BKN.

"Ketentuan dalam PP seperti itu, 15 hari," katanya pada wartawan saat ditemui usai melakukan Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (25/11/2019) kemarin.

Anita menjelaskan, seluruh BKD di Jawa Timur pada hari ini Selasa (26/11/2019) akan melakukan koordinasi di Kota Batu. Koordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi berkaitan dengan beberapa hal selama proses CPNS berlangsung.

"Ada rakor di Batu, semua dikumpulkan untuk menyamakan persepsi," terang dia.

Sementara itu, BKD Kota Malang mencatat sebanyak 5.556 berkas pelamar telah masuk selama masa pendaftaran CPNS. Total ada 2.038 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi.

Dari jumlah tersebut yang sudah masuk dalam kategori memenuhi syarat administrasi atau MS ada sebanyak 2.038 pelamar. Sementara yang dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS ada 316 berkas lamaran. Kemudian yang masih menunggu untuk diverifikasi ada sebanyak 3.202 pelamar. Saat ini proses verifikasi masih dilakukan dan akan diinfokan terus kepada publik.

Dari total pendaftaran yang masuk tersebut, sekitar 50 hingga 60 persen melamar posisi guru. Kemudian formasi yang paling banyak dilamar adalah Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Pertama, Bidan Terampil dan Guru Matematika ahli pertama.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kuota CPNS di Kota Malang adalah 335 lowongan. Terdiri dari 148 guru, 101 tenaga kesehatan dan 86 tenaga teknis non pelayanan dasar.