3 Perda Resmi Disahkan, Perseroan BPR Tugu Arta Sejahtera Kota Malang Permudah Kinerja UMKM

Nov 25, 2019 14:35
Penandatangan kesepakatan 3 Perda Disperindag, Perumdam Tugu Tirta dan Perseroan BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang di ruang Rapat DPRD Kota Malang, Senin (25/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Penandatangan kesepakatan 3 Perda Disperindag, Perumdam Tugu Tirta dan Perseroan BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang di ruang Rapat DPRD Kota Malang, Senin (25/11) (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tiga Peraturan Daerah (Perda) mengenai  Perindustrian dan Perdagangan, perubahan nama PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tugu Tirta Kota Malang, kemudian Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Tugu Artha menjadi Perseroan BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang telah resmi ditetapkan.

Baca Juga : Turut Terdampak Covid-19, Pembangunan Rest Area Terminal Madyopuro Ditunda

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan persetujuan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Malang dalam agenda Pengambilan Keputusan tiga perda yang digelar hari ini (Senin, 25/11). Artinya program dan kegiatan terkait tiga Perda tersebut siap untuk segera direalisasikan.

Wali Kota Malang menyatakan, dengan ditetapkannya ketiga Perda tersebut sebagai salah satu wujud nyata dalam melaksanakan UU untuk selanjutnya segera direalisasikan. Maka daerah akan segera mengatur dan menyesuaikan masing-masing perda tersebut.

"Seperti dalam Perindustrian dan Perdagangan, maka perdagangan yang merupakan penggerak utama perekonimian tidak hanya sebatas aktivitas perekonomian saja tapi juga yang berkaitan dengan hal lain dan ketentuan-ketentuan selanjutnya," jelasnya.

Sedangkan, berkaitan dengan telah terbentuknya Perumda Tugu Tirta dan Perseroan BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang ia mengharapkan ada jaminan kepastian hukum dan menjadi pedoman penyesuaian atas perubahan badan hukum dengan Perumda dan Perseroan itu.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Terlebih dengan ditetapkannya Perseroan BPR Tugu Artha Sejahtera Kota Malang itu, pihaknya berharap ada pengentasan rentenir sehingga bisa mempermudah kinerja dari pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Bagaimana rentenir itu pelan-pelan akhirnya nol dengan maraknya bank titil. Nanti itu istilahnya marginnya itu nanti yang mengcover BAZNAS. Ada alokasi dana Rp 150 - Rp 300 juta khusus margin atau bunga tadi, sehingga semakin banyak kita dapatkan unlimited. Dan itu nanti untuk ngangkat UMKM supaya dia kerja nggak terjerat rentenir," pungkasnya.

Topik
MalangBeritaMalangperda kota malangDPRD Kota MalangWali Kota Malang SutiajiUMKM Kota MalangBPR Tugu Arta Sejahtera

Berita Lainnya

Berita

Terbaru