Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko didampingi istri Elly Estiningtyas Edi Jarwoko saat melakukan pemeriksaan kesehatan dalam acara Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terintegrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Pipit/MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko didampingi istri Elly Estiningtyas Edi Jarwoko saat melakukan pemeriksaan kesehatan dalam acara Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terintegrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Pipit/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang tak bosan mengajak masyarakat untuk berperilaku sehat. Kali ini, upaya yang dilakukan adalah dengan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terintegrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Kegiatan itu pun dilaksanakan di halaman Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) pada Minggu (24/11/2019). Sejak pagi, ratusan masyarakat berkumpul bersama dalam agenda tersebut. Diawali dengan kegiatan fisik yaitu senam pagi bersama, masyarakat yang hadir kemudian diajak untuk berperilaku sehat dan bersih.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Malang, Linda Desrawati menyampaikan, kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terintegrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tersebut merupakan rangkaian peringatan hari kesehatan Nasional ke 55.

"Dan ini merupakan puncak acara, setelah sebelumnya kami menggelar seminar di Ijen Suites dan melibatkan banyak kalangan," katanya pada wartawan.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kiri) didampingi istri Elly Estiningtyas Edi Jarwoko (kanan) saat akan melepaskan balon tanda gerakan Masyarakat hidup sehat dimulai (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Perempuan berhijab ini menyampaikan, selain mengajak masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik sejak pagi, dalam agenda tersebut juga difasilitasi dengan periksa kesehatan gratis. Jumlah masyarakat yang turut serta pun sangat membludak dan melebihi target yang ditetapkan.

Linda menjelaskan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disuguhkan tersebut terbilang sangat lengkap. Mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, pemeriksaan kulit atau kecantikan, mata, fisioterapi, hingga tes kebugaran. 

Pemeriksaan tahap awal itu pun diharapkan mampu mencegah penyakit yang mungkin terjadi pada seseorang. "Melalui pemeriksaan ini masyarakat bisa mengetahui kondisi tubuhnya dan bisa ambil langkah pencegahan," jelasnya.

Selain pemberian layanan kesehatan gratis, dalam kesempatan tersebut Dinkes Kota Malang juga kembali menginformasikan kepada masyarakat terkait layanan kebugaran gratis di kawasan Karya Timur. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan layanan tersebut dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Lebih jauh Linda menyampaikan, masyarakat dalam kesempatan tersebut juga diberi pemahaman terkait dengan permasalahan gizi. Baik yang berkaitan dengan kekurangan gizi maupun kelebihan gizi. Sebab, dua hal tersebut menjadi problem tersendiri pada kesehatan masyarakat.

Kemeriahan senam bersama dalam agenda Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terintegrasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang digelar Dinas Kesehatan Kota Malang di halaman Polkesma, Minggu (24/11/2019) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

"Kami pahamkan pada masyarakat, bahwa permasalahan bukan hanya yang kekurangan gizi, tapi juga yang kelebihan gizi. Karena bisa menimbulkan diabetes hingga hipertensi bahkan jantung," imbuh dia.

Sementara berkaitan dengan layanan kesehatan gratis yang begitu banyak diminati, Linda menyampaikan jika layanan tersebut ke depan sangat mungkin dilakukan secara berkala. Karena selama ini, layanan kesehatan berupa konsultasi gizi sudah dilaksanakan Dinkes Kota Malang bersama ahli gizi di Kota Malang selama dua kali dalam satu bulan.

"Untuk pemeriksaan kesehatan gratis yang lengkap seperti sekarang mungkin bisa diagendakan secara berkala, akan kami sampaikan kepada pimpinan karena antusiasnya besar," jelas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang hadir dengan didampingi istri Elly Estiningtyas, berpesan agar masyarakat terus melakukan pola hidup sehat. Dengan begitu, sumber daya manusia (SDM) yang baik sebagaimana yang ditargetkan mampu tercapai.

"Seiring sejalan dengan prioritas pembangunan nasional adalah mewujudkan sumber daya manusia yang unggul," jelas dia.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Bung Edi tersebut juga melakukan pemeriksaan gratis. Didampingi istri, Edi mengikuti tahapan mulai dari pendaftaran, pemeriksaan tensi darah, gula darah, hingga serangkaian kesehatan lainnya.