Dua dari kanan: Bupati Malang HM Sanusi, tiga dari kanan: Manager Prodaya BMH Jatim, Imam Muslim saat memberikan bantuan secara simbolis kepada yatim duafa (Hendra Saputra)
Dua dari kanan: Bupati Malang HM Sanusi, tiga dari kanan: Manager Prodaya BMH Jatim, Imam Muslim saat memberikan bantuan secara simbolis kepada yatim duafa (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menyalurkan 1000 paket pendidikan untuk guru dan murid se Malang Raya. Secara simbolis, penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji, Kepanjen, Minggu (24/11/2019) pagi.

Manager Prodaya BMH Jatim, Imam Muslim mengatakan bahwa penyaluran santunan beasiswa di Pendopo Kabupaten Malang secara simbolis diterima oleh 500 anak. "Yang datang hari ini simbolis saja, dari jumlah sebenarnya 1000 yang berasal dari berbagai pelosok desa di Kabupaten Malang," sebutnya. 

Hal tersebut karena daya tampung lokasi acara terbatas, sehingga hanya separo dari jumlah keseluruhan anak yatim duafa binaan yang hadir. "Tahun ini ada 10.000 perlengkapan sekolah yang kami salurkan di Jawa Timur," tambahnya. 

"Khususnya di Pendopo Kabupaten Malang ini, ada 1000 paket untuk adik-adik binaan kami, 500 paket diterima langsung dan lainnya kami titipkan kepada koordinator yang datang mewakili separuhnya," kata Imam Muslim.

Di sisi lain, Imam Muslim mengatakan bahwa penyelenggaraan penyaluran bantuan untuk anak yatim duafa ini adalah bentuk tanggung jawab kepada donatur yang sudah mendukung program dari BMH.

"Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada donatur yang telah mensupport program kami. Karena BMH adalah lembaga zakat yang memiliki empat program yakni pendidikan, dakwah, sosial dan perekonomian. Nah, di pendidikan ini kami perhatian kepada anak-anak yatim duafa khususnya yang kurang mampu non panti asuhan," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia penyaluran bantuan dari BMH gerai Malang Ruwiyanto menambahkan, pemberian paket bantuan pendidikan untuk anak anak serta para guru yang mengabdi di daerah pinggiran telah di laksanakan serentak di provinsi Jawa timur.

"Bantuan ini adalah dari donatur ya, jadi kami menyalurkan ke anak-anak itu dalam bentuk uang tunai dan perlengkapan sekolah," kata Ruwi.

Penyaluran bantuan untuk anak yatim duafa tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena ada beberapa stand bazar binaan BMH yang berjajar di depan Pendopo Kabupaten Malang.

"Event ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tidak ada bazar. Tapi kali ini ada bazar dari UMKM binaan BMH, seperti keset, kemoceng, sandal dan ada juga makanan seperti tiwul, ayam geprek dan lain-lain," imbuh Ruwi.

Paket bantuan berupa tas dan perlengkapan sekolah serta uang tunai untuk yatim duafa ini di berikan secara simbolis oleh Bupati Malang HM Sanusi. Dalam sambutannya, Sanusi menyambut baik dan mengapresiasi kepada seluruh pihak khususnya BMH yang telah berkomitmen untuk memuliakan yatim piatu dan duafa. "Inilah bentuk kepedulian masyarakat yang peduli kepada sesama," ucap Sanusi.

"Semoga kegiatan mulia ini terus berlanjut kedepannya, sekaligus momentum berharga dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang," imbuhnya.

Dan acara ini bisa tergelar sukses berkat dukungan dari YBM PLN UP 3 Malang, PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk, Hyundai Trajet Family Club (TFC), Warung Wafe Ceri, Saribu Zam-zam, Ayam Goreng Nelongso, Universitas Tribuana Tunggadewi (Unitri) Malang.