Salah satu mobil kuno yang terparkir di halaman Balaikota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)
Salah satu mobil kuno yang terparkir di halaman Balaikota Malang (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Ada pemandangan berbeda di halaman Balaikota Malang, ratusan mobil -mobil kuno beragam jenis dan merk nangkring dengan cantik memanjakan mata pecinta mobil sejarah di Kota Malang.

Mobil-mobil tersebut hari ini (Sabtu, 23/11) mengikuti touring keliling area Kota Malang - Kota Batu dalam rangkaian acara Exotic 40 Tahun Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI).

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko bahkan menyempatkan diri menjajal salah satu mobil yang pernah dinaiki Presiden pertama RI Bung Karno dalam pembukaan touring tersebut.

Pemberangkatan touring mobil kuno dari halaman Balaikota Malang (Foto: Humas Pemkot Malang)



Ia mengapresiasi kedatangan PPMKI hingga menjadikan Kota Malang sebagai pilihan lokasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 22 - 24 November 2019 itu. Touring tersebut diawali dari pemberangkatan dari Balaikota Malang menuju Kota Batu.

"Kota Malang saat ini masih terus berjuang dan bekerja keras untuk terus membangun serta mewujudkan arahan dari pemerintah pusat khususnya untuk mendigitalisasi segala pelayanan yang ada, termasuk di bidang pariwisata," ujarnya.

Karenanya, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Kota Malang. Terlebih jika bisa dijadikan sebagai wisata event yang mampu menarik minat wisatawan saat berkunjung ke Kota Malang.
 

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat akan menjajal menaikai salah satu mobil Bung Karno saat pemberangkatan touring Mobil Kuno (Foto: Humas Pemkot Malang)


Tak hanya itu, kedepan dengan hadirnya mobil-mobil kuno ini dapat menambah nilai-nilai edukasi agar masyarakat yang ikut menonton bisa memahami sejarah mobil kuno. 

"Kita juga bisa menghadirkan siswa-siswi di Kota Malang agar mereka dapat melihat langsung dan memahami sejarahnya. Karena pada hakekatnya mobil kuno ini digunakan oleh para petinggi atau pejabat negara kita pada jamannya dulu sehingga sudah sepatutnya jika kita turut menghormati," tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PPMKI Ronny Arifudin menambahkan dipilihnya Kota Malang dan Kota Batu menjadi rangkaian kegiatan ini sebagai bentuk kampanye pariwisata di Malang Raya. Selain itu, kota ini juga dinilai memiliki tempat wisata sejarah, wisata kuliner, dan taman-taman wisata yang layak untuk dikampanyekan di dunia luar melalui berbagai kegiatan, termasuk melalui Exotic 40 Tahun PPMKI.

"Kota Malang, dan Kota Batu, dikenal sebagai kota wisata, kota bersejarah, dan memiliki udara yang sejuk, sehingga sangat cocok untuk kegiatan wisata bersama semacam ini," ungkapnya.