A.yahya Editor malangtimes.com sekaligus fasilitator Gapura Digital Malang saat Pemaparan Tools UKM Go Online, Google My Business atau Google Bisnisku di ruang pertemuan Swalayan Ikan Kota Malang (Ist)
A.yahya Editor malangtimes.com sekaligus fasilitator Gapura Digital Malang saat Pemaparan Tools UKM Go Online, Google My Business atau Google Bisnisku di ruang pertemuan Swalayan Ikan Kota Malang (Ist)

MALANGTIMES - Tantangan era 4.0 nampaknya tak hanya berpengaruh pada industri kelas menengah dan besar saja. Melainkan juga menuntut industri kelas kecil seperti UKM untuk luwes dalam menangkap setiap potensi yang ada. Jika tidak, maka bukan tak mungkin UKM akan gulung tikar.

Kasubdit Bidang Kelembagaan dan Kewirausahaan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jhony Haryono menyampaikan, seluruh pelaku usaha harus mau berubah dan mengikuti perkembangan zaman. Tanpa kecuali UKM Perikanan yang tentunya saat ini juga memiliki lebih banyak tantangan.

"Perkembangan zaman harus kita ikuti. Industri kelas besar seperti industri mobil saja selalu mengikuti keinginan pasar, maka kita juga harus melakukan hal serupa," katanya saat hadir dalam agenda Optimalisasi Daya Saing UKM Perikanan di Era Industri 4.0 yang digelar Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan  di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Kota Malang, Kamis (21/11/2019).

Jhony menyampaikan, sederet tantangan yang dihadapi UKM Perikanan selama ini seperti sulit mempertahankan kualitas produk, kemasan yang kurang menarik, hingga penyesuaian terhadap perubahan pasar yang masih kurang.

"Produk boleh tradisional, tapi penyajian harus kekinian. Sehingga kita bisa bersaing dengan produk industri besar," imbuhnya.

Dia pun berharap agar pelaku UKM di Kota Malang mampu menyesuaikan diri, mengikuti perkembangan zaman. Apalagi saat ini di Kota Malang saat ini sudah memiliki Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan Malang yang bisa melakukan pendampingan terhadap UKM.  Terutama dalam memberi pembinaan kepada para pelaku UKM Perikanan. Sehingga produk yang dihasilkan mampu menyesuaikan diri dengan permintaan pasar.

Dari kiri Yanuar Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang, (tengah) Jhoni Haryono, Kasubdit Bidang Kelembagaan dan Kewirausahaan direktorat jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, (kanan) Widyarta Mega Paramita manajer Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan​

"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Agar ini tak hanya sekedar formalitas saja, namun juga menjadi tugas bagi Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan Malang," tambah dia.

Beberapa tugas yang harus diemban Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan Malang itu di antaranya adalah pembinaan terhadap pelaku UKM Perikanan untuk meningkatkan kualitas produk, pembinaan dalam hal pemasaran, hingga permodalan .

"Karena itu adalah problem yang banyak dihadapi UKM," jelasnya lagi.

Sementara itu, Manager Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan Malang Widyarta Mega Paramita menambahkan, sederet program untuk mendukung dan meningkatkan daya saing UKM Perikanan sudah diprogramkan. Di antaranya peningkatan kapasitas serta pembinaan terhadap tenant sebagai UKM binaan Inkubator Bisnis Swalayan Ikan, maupun pengembangan lembaga inkubator.

Lebih jauh Widya menyampaikan, untuk meningkatkan pembinaan terhadap tenang, pihaknya tengah melakukan pemetaan terhadap UKM yang layak untuk diinkubasi. Selain itu, juga sedang dipersiapkan pembentukan koperasi untuk menopang kegiatan bisnis Inkubator Bisnis Swalayan Ikan.

Antonius yeremia leonardoTeam leader gapura digital malang paparan program womenwill will dan Gapura Digital bagi UMKM di ruang pertemuan Swalayan Ikan Malang

"Dan melalui pelatihan kali ini, kami harapkan usaha pelaku UKM Perikanan di Kota Malang dapat semakin berkembang," tambah dia.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada Gapura Digital Malang yang telah memberikan pelatihan berkaitan dengan dunia online. Dengan demikian pelaku usaha kian tersadar dengan perkembangan zaman dan mau mengikutinya. 

Kegiatan Optimalisasi Daya Saing UKM Perikanan di Era Industri 4.0 itu sendiri menghadirkan dua fasilitator Gapura Digital Malang. Ke duanya adalah Tim Leader Gapura Digital Malang, Antonius  Yeremia Leonardo dan fasilitator Gapura Digital Malang sekaligus Editor MalamgTIMES yang juga menjabat Asisten Manager Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan A. Yahya.

Tim Leader Gapura Digital Malang, Antonius  Yeremia Leonardo menyebutkan beberapa program yang bisa dimanfaatkan pelaku UKM Perikanan untuk bersaing di era 4.0. Dia juga menyampaikan ada beberapa program gratis di Gapura Digital Malang yang dapat dimanfaatkan para pelaku UKM.

Salah satunya kelas khusus bagi pelaku usaha dari kalangan perempuan yaitu program Women Will. Program tersebut memperkenalkan serta memperdalam dunia digital hingga konten marketing untuk memasarkan setiap produk yang dimiliki. "Kami menggelar kegiatan setiap hari Sabtu dan Minggu, silakan hadir. Ada yang yang bisa diikuti bapak dan ibu. Ada juga yang khusus bagi ibu-ibu," beber dia. 

Sementara itu, fasilitator Gapura Digital Malang yang juga merupakan editor Editor Malangtimes.com,  A. Yahya dalam kesempatan tersebut memaparkan tools atau alat yang bisa digunakan bagi UKM untuk memasuki dunia digital. Tools yang dia maksud adalah Google My Business (GMB) atau Google Bisnisku. "Aplikasi gratis ini sangat bermanfaat. Dengan GMB, usaha bapak ibu akan mudah ditemukan di internet. Juga menjadi sarana interaksi dengan pelanggan maupun menambah pelanggan baru," kaya Yayak panggilan akrabnya yang juga menjabat Asisten Manajer Inkubator Mina Bisnis Swalayan Ikan. 

Pengenalan dunia digital dengan tools Itu pun berlangsung semarak. Puluhan peserta pelaku UKM Perikanan terlihat bersemangat untuk menerapkannya pada kegiatan usaha yang digeluti.