Para lansia saat menghadiri lomba Karang Werda (Hendra Saputra)
Para lansia saat menghadiri lomba Karang Werda (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang menegaskan bahwa untuk 2021 akan merenovasi rumah lansia. Usulan program rehabilitasi fasilitas sosial itu, sudah dibahas pada Pra Musrenbang bersama Barenlitbang dan Pemkot Malang di Hotel Savana, Kamis (21/11/2019) kemarin.

Dalam kegiatan Pra Musrenbang Lansia untuk dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2021, salah satu usulan yang diterima Barenlitbang Kota Malang adalah soal pembangunan rumah lansia. Usulan itu, disambut positif oleh Dinsos Kota Malang. 

Saat ini, dinsos mencatat setidaknya ada tiga rumah lansia yang butuh dibenahi pada 2021 mendatang. Plt Kepala Dinsos Kota Malang, Penny Indryani menyampaikan, bahwa rencana pengembangan rumah lansia sudah dibahas pada Pra Musrenbang untuk tahun 2021.

"Musrembang tersebut untuk 2021. Rumah lansia yang sudah ada akan kita renovasi atau kembangkan agar memenuhi kriteria ramah lamsia," ujar Penny.

Untuk diketahui, rumah ramah lansia memiliki fasilitas khusus. Terutama, yang nyaman dan aman bagi lansia. Misalnya, menggunakan material lantai yang tidak licin. Juga jumlah perabotan yang tidak terlalu banyak, karena jika jatuh juga akan membahayakan.

Jika memiliki tangga, rancangannya tidak terlalu tinggi agar bisa digunakan dengan mudah. Selain itu juga penunjang seperti penggunaan closet duduk. Meski juga tetap menyediakan closet jongkok. 

"Paling penting, beri pegangan di sekeliling untuk membantu mereka beraktivitas di kamar mandi," terangnya. Juga pilihan rangka tempat tidur yang tidak tinggi, untuk memudahkan orang tua naik-turun tempat tidur. 

Sebisa mungkin gunakan hanya satu lapisan kasur agar tempat tidur tidak terlalu tinggi dan demi kenyamanan saat tidur dan terakhir lingkungan yang bermanfaat bagi lansia untuk beraktifitas.

"Saat ini dari yang sudah ada memang kurang ramah lansia, itu yang akan kami kembangkan, kalau memang ada lahan kosong ya dikembangkan," pungkas Penny Indryani.

Sementara itu, seperti yang sudah pernah diberitakan sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang Dwi Rahayu mengatakan bahwa pra Musrenbang lansia tersebut merupakan salah satu pra musrenbang tematik.

Tujuannya adalah untuk meraup segala aspirasi kelompok yang hendak diprioritaskan dalam pembangunan. Karena Kota Malang juga mengarah pada pembangunan sebagai kota yang ramah lansia. Selain itu juga ditargetkan tersebut hadir kota yang ramah anak dan disabilitas.

"Bukan hanya ramah anak dan disabilitas saja. Lansia juga memiliki hak yang sama mendapatkan fasilitas terbaik dari pemerintah," tambah Dwi Rahayu.