Air jatuh yang melintang di tol Becakayu, Bekasi. (Foto: istimewa)
Air jatuh yang melintang di tol Becakayu, Bekasi. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Seolah-olah nampak seperti air terjun, tapi kok di sekitarnya terdapat jalan dan para pengendara yang lalu lalang? Baru-baru ini terdapat sebuah video viral berjudul Air Terjun di Tol Becakayu, Bekasi pada Kamis (21/11/2019).

Namun air yang jatuh dari ketinggian itu bukanlah air terjun sungguhan. Melainkan limpahan air hujan yang tumpah ke jalan. AIr terjun asli tapi palsu (aspal) itu pun menyebabkan Jalan Raya Kalimalang, Bekasi kebanjiran.

Munculnya limpahan air yang menyerupai air terjun pun membuat pengguna jalan heboh. Lantaran, lebar air yang tumpah ke jalan cukup luas dan melintang di atas pengendara memang tampak seperti air terjun sungguhan.

Dampaknya, limpahan air tersebut menambah debit air genangan menjadi semakin dalam. Video berdurasi 15 detik yang dibagikan dalam sosial media Instagram @infobekasi itu disertai dengan keterangan.

“Banjir terjadi di Kalimalang setelah kolong JORR depan Kota Bintang. Selain luapan dari bawah, air juga bertambah dari Tol Becakayu yang melintang di atasnya. Pengguna jalan menyebut kejadian ini layaknya "Air Terjun",” tulis @infobekasi.

Pada hari Kamis, sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi hujan yang cukup lebat di wilayah tersebut. Sehingga, menyebabkan adanya curahan air dari atas tol maupun terjadi genangan air di jalan raya di bawah ruas tol.

Setelah video itu viral, Direktur Teknik & Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga selaku pemilik konsesi angkat bicara.

"Penyebab terjadinya curahan air tersebut adanya pengerjaan pipa drainase dan parapet menuju saluran bawah yang belum selesai. Sesuai dengan schedule penyelesaiannya adalah hari ini," kata Direktur Teknik & Operasi PT Kresna Kusuma Dyandra Marga, Ayuda Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 November 2019.

Hujan deras membuat air di konstruksi Jalan Tol Becakayu melimpas bak air terjun. Kondisi ini terjadi ruas Jalan Raya Kalimalang atau KH Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Kamis. "Sesuai pantauan di lapangan kebetulan pada lokasi tersebut sedang ada galian untuk kabel telkom sehingga menambah disfungsi saluran," imbuhnya.

Lokasi badan jalan yang terkena dampak curahan air tersebut, mengalami banjir sepanjang kurang lebih 50 meter. Hal tersebut disebabkan karena saluran air pada badan jalan tersebut tidak sanggup menampung debit air akibat curahan hujan.

Penanganan langsung dilakukan dengan pembersihan dan mengerahkan pompa di lokasi kejadian. Selain itu, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga melakukan pelebaran drainage existing dan akan segera dieksekusi berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk mencegah terulangnya genangan.