Ilustrasi pencopetan (ist)
Ilustrasi pencopetan (ist)

MALANGTIMES - Meskipun berbelanja di mall, lokasi yang notabene terdapat security maupun kamera CCTV, namun jangan anggap jika situasi mall bakalan tetap aman dari aksi kejahatan. Sebab jika tak waspada dan terlalu meremehkan situasi, maka apes akan menimpa anda.

Seperti contohnya Afandy (38), warga Perumnas Asabri, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang ini. Saat berbelanja di mall kawasan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang (17/11/2019), ia bernasib apes, karena menjadi korban copet.

Barang berharga milik korban, berupa dua smartphone bermerek, raib dari dalam tas slempang yang dibawa korban. Saat berbelanja, posisi tas korban diletakkan korban di belakang pada bagian punggung.

Diduga, saat tengah sibuk berbelanja dan memanfaatkan situasi keramaian di mall, pelaku mengobok-obok tas korban dan menggasak dua smartphone milik korban.

Korban sendiri baru menyadari jika ia telah menjadi korban pencopetan 30 menit kemudian. Ia terkaget bukan main saat akan menggunakan ponsel, namun telah raib dari tas miliknya.

Akibatnya, Afandy mengalami kerugian sebesar Rp 4,4 juta. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Malang Kota (18/11/2019).

Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya kembali mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tak meremehkan situasi kendati telah aman.

"Masih lidik. Kami imbau harus selalu lebih waspada. Jangan menonjolkan barang-barang berharga, simpan di tempat-tempat yang aman, letakkan tas di depan agar terlihat. Dan yang terpenting jangan remehkan situasi meski telah aman," pungkasnya.