MoU Dinas Pendidikan Kota Malang dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). (Foto: Humas)
MoU Dinas Pendidikan Kota Malang dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). (Foto: Humas)

MALANGTIMES - Pendidikan literasi keuangan sangat diperlukan untuk mendidik manusia sadar dan paham tentang bagaimana cara mengelola keuangan secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Pendidikan literasi keuangan sudah seharusnya diberikan sedini mungkin kepada anak. Terutama pada anak usia sekolah dasar.

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Hal ini diperlukan sebab pengenalan terhadap pengetahuan literasi keuangan sejak dini akan membuat anak-anak terbiasa mengelola keuangan dengan baik dan benar di masa yang akan datang.

Pendidikan literasi keuangan inilah yang juga dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Malang. Bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Dinas Pendidikan Kota Malang melakukan MoU dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) belum lama ini.

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengatakan, salah satu kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2019 yakni Gerakan Menabung. Dalam Gerakan Menabung tersebut OJO turut mengajak Dinas Pendidikan Kota Malang dalam rangka menumbuhkembangkan kesadaran akan pentingnya menabung, berinvestasi, dan masa depan sejak dini, khususnya pada pelajar di Kota Malang.

"Pencanangan Gerakan Menabung yang dikemas dengan tema One Student One Account (Satu Siswa Satu Rekening) ditandai dengan penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Kota Malang dengan FKIJK dan pemberian buku tabungan secara simbolis kepada peserta didik," ucapnya dalam Gebyar Bulan Inklusi Keuangan OJK di Lapangan Rampal belum lama ini.

Pemberian buku tabungan tersebut secara simbolis diberikan kepada peserta didik SMP Negeri 7, SMP Negeri 10, SMP Negeri 15, SMP Negeri 27, dan peserta didik SDN Madyopuro 2 Malang.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, kualitas keharmonisan dan kualitas kerja sama di wilayah Kota Malang akan terus ditingkatkan. Salah satunya dengan keluarga besar industri jasa keuangan dengan tujuan mempercepat kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan.

Baca Juga : Cegah Covid 19 Pada Lansia dan Anak-Anak, Pemkot Batu Akan Beri Tambahan Nutrisi

Kegiatan edukasi dalam bentuk pemberian literasi untuk gerakan inklusi keuangan tersebut baginya sangat penting karena masyarakat banyak yang belum mengetahui jasa keuangan yang baik dan benar.

"Masyarakat jangan tergiur dengan janji-janji bunga yang tidak logis yang pada akhirnya merugikan masyarakat bukannya keuntungan yang diperoleh. Komponen strategis pemerintah daerah di antaranya kerja sama dengan forum komunitas industri keuangan dengan Dinas Pendidikan Kota Malang melalui program One Student One Account," tuturnya.

Kerja sama ini, kata Bung Edi, dilakukan untuk menumbuhkembangkan karakter bijak mempergunakan uang sejak dini.