Pertama di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Malang Sulap TPA Jadi Destinasi Wisata

Nov 16, 2019 15:02
Bupati Malang HM Sanusi saat memberikan sambutannya di salah satu agenda pemerintahan terkait pembahasan TPA menjadi destinasi wisata (Foto: Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Bupati Malang HM Sanusi saat memberikan sambutannya di salah satu agenda pemerintahan terkait pembahasan TPA menjadi destinasi wisata (Foto: Ashaq Lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Apa yang ada di benak kalian jika mendengar istilah TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Iya, sebagian besar dari kita pasti beranggapan jika di tempat tersebut, menjadi lokasi untuk menimbun sampah dari berbagi wilayah.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

Namun di tangan Pemda (Pemerintah Daerah) Kabupaten Malang, tempat yang dianggap menjijikkan itu justru disulap untuk dijadikan tempat wisata. ”Bukan hanya destinasi gunung, air terjun, dan pantai saja yang bisa dijadikan objek wisata. Di Kabupaten Malang ini, sampah saja bisa dijadikan destinasi wisata. Seperti yang saat ini sudah berjalan, yaitu di TPA (tempat pembuangan akhir) yang ada di Talangagung, Kecamatan Kepanjen,” kata Bupati Malang, HM Sanusi.

Menurut pria yang akrab disapa Abah Sanusi ini, sampah yang diubah menjadi tempat pariwisata tersebut, merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang, untuk terus memajukan dan memberdayakan serta meningkatkan sektor pariwisata.

”Tempat wisata TPA yang ada di Kabupaten Malang itu, hingga saat ini sudah dikunjungi oleh 150 pejabat pemerintahan kota maupun kabupaten yang ada di seluruh Indonesia. Bahkan Gubernur Jawa Timur dan pihak Kementerian sudah meninjau ke lokasi, dan mengaku sangat mengapresiasi langkah pemerintah Kabupaten Malang terkait mengubah lokasi TPA menjadi destinasi wisata,” ucap Sanusi bangga.

Pria asal Kecamatan Gondanglegi ini mengaku, jika banyaknya pihak yang mengapresiasi TPA jadi objek wisata bukanlah hal yang mengejutkan. Sebab, jika dibandingkan dengan beberapa daerah lainnya, memang belum ada yang menjadikan TPA menjadi destinasi pariwisata. ”Inovasi semacam ini (TPA jadi wisata), baru pertama kali ada di Indonesia, dan itu hanya ada di Kabupaten Malang,” celetuknya.

Meski sudah menuai banyak pujian, namun salah satu kader Partai Kebangkitan Bangsa ini mengaku masih perlu adanya gebrakan lain agar sektor pariwisata di Kabupaten Malang semakin berkembang.

”Untuk memajukan sektor wisata ini diperlukan sinergitas dari berbagai lini. Baik pihak pemerintahan, akademisi, pelaku bisnis, media, serta komunitas juga harus terlibat,” terang Sanusi.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Sejauh ini, sudah ada ratusan destinasi wisata yang ada di daerah yang memiliki slogan The Heart of East Java ini. Mulai dari destinasi wisata alam, bahari, hingga sejarah dan budaya, semua ada di wilayah Kabupaten Malang.

”Banyaknya potensi wisata yang ada saat ini, juga membuat pelaku bisnis serta penyedia fasilitas juga semakin menjamur di Kabupaten Malang. Dengan adanya sektor pariwisata, membuat pelaku bisnis di bidang perhotelan, hingga penyedia fasilitas pendukung lainnya seperti homestay dan kuliner saat ini sudah semakin berkembang,” ujar Sanusi.

Pihaknya berharap, dengan kian berkembang pesatnya destinasi wisata, dapat mewujudkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Khususnya para pelaku wisata dan masyarakat sekitar yang ada di kawasan objek wisata tersebut. 

"Dengan demikian dipastikan tingkat kesejahteraan dan perekonomian di Kabupaten Malang akan meningkat. Saya sangat mengapresiasi kepada seluruh komponen pariwisata yang sudah berkontribusi untuk memajukan Kabupaten Malang,” pungkas nya.

Topik
MalangBerita MalangPemerintah Kabupaten MalangTempat Pembuangan Akhir Kabupaten MalangPemerintah Daerah Kabupaten MalangBUPATI MALANGHM Sanusi
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru