Logo Arema FC (istimewa)
Logo Arema FC (istimewa)

MALANGTIMES - Arema FC tampak kelimpungan saat pemain-pemain kuncinya absen. Seperti yang tampak pada kekalahan menghadapi Persib Bandung dengan skor telak 3-0 diakui pada Selasa (12/11/2019) lalu. 

Baca Juga : Jebolan Persema Punya Target Jalani Musim Kedua di Liga 1 Bersama Arema FC

Arema FC melalui pelatih kepala Milomir Seslija mengaku kekalahan itu karena kesulitan mencari pemain pengganti pada tiga posisi yang vital, yakni bek, gelandang dan striker. Dihantui kekalahan pada laga tandang, Arema FC sebenarnya juga mempunyai masalah saat menentukan pemain ketika beberapa pemain juga tidak bisa turun dalam suatu pertandingan.

Ketika menghadapi Persib, Singo Edan tanpa diperkuat pilar utama seperti kapten tim Hamka Hamzah yang terkena akumulasi kartu, Dendi Santoso dan Hendro Siswanto yang bergabung dengan Timnas Senior untuk menghadapi Malaysia, Hanif Sjahbandi dan M. Rafli yang bergabung Timnas Indonesia U-23, dan Dedik Setiawan yang masih pemulihan usai operasi cedera lututnya.

Hal itulah yang membuat tim pelatih Arema FC terlihat cukup kehilangan sosok yang bisa mengubah permainan. Apalagi, beberapa pemain juga dipaksakan bermain bukan pada posisi sebenarnya saat tandang ke Stadion Si Jalak Harupat.

"Ketika anda kehilangan pemain di posisi yang vital seperti Hamka, Dedik, Hendro, Dendi, maka sangat sulit untuk mencari pemain penggantinya. Saya bilang ini posisi yang vital," tegas Milomir Seslija.

Sebenarnya, bukan saat melawan Persib saja Arema FC kehilangan pemain kunci. Milomir Seslija sudah mengalami momen seru di beberapa pertandingan dan itu menjadi penyebab Arema kesulitan meraih hasil bagus di laga tandang.

Baca Juga : Lama Tak Terlihat, Striker Lama Arema FC Akan Bergabung

Sampai sejauh ini, Singo Edan sudah menang 12 kali, 5 seri dan 10 kali kalah. Dari itu, Hamka Hamzah dkk sudah meraih 41 poin. Dan pada pertandingan tandang, Arema FC hanya meraih 1 kali menang, 3 kali seri dan 9 kali kalah.

"Kami tetap akan berusaha untuk memperbaiki posisi di klasemen," pungkas Milo.