Ilustrasi maling hp (WartaPrima)
Ilustrasi maling hp (WartaPrima)

MALANGTIMES - Mahasiswa tidur di kampus mungkin bukan hal yang aneh di Malang. Namun, 9 November 2019 nampaknya adalah hari paling apes bagi Muhammad Fuad Ridhoni (21). Saat terbangun dari mimpinya, ia justru mendapati kenyataan pahit.

Mahasiswa asli Banjarmasin ini harus merugi sekitar Rp 3 juta karena tidur di kampus. Kerugian Rp 3 juta itu setelah ia kehilangan ponsel miliknya berjenis Samsung Galaxy A7.

Kejadian tersebut bermula ketika korban tengah menginap di ruang himpunan di salah satu perguruan tinggi (PT) di Kota Malang. Karena saat itu bertepatan daya ponsel korban telah habis, kemudian korban mencharge ponselnya di ruang tempat ia menginap. Tak lama kemudian, korban pun tertidur lelap tak jauh dari lokasi ia mencharge hp.

Pagi buta, sekitar pukul 04.30 WIB ketika ia bangun, Fuad mencari ponsel miliknya yang sebelumnya ia charge tak jauh dari tempatnya tidur. Namun, korban dibuat terkejut saat mendapati hp-nya raib. Hanya ada charger yang tertinggal dan masih tertancap pada colokan listrik.

Meskipun sudah sempat berupaya mencari ke sekitar lokasi dan bertanya kepada beberapa temannya, hasilnya tetap nihil. Ponsel miliknya juga tak kunjung ditemukan. Begitupun saat dihubungi, nomor ponsel miliknya juga tak aktif.

Sementara, ponsel Samsung Galaxy A7 miliknya warna hitam, lenyap entah kemana. Dari situ, korban lantas segera melaporkan kejadian pencurian misterius tersebut ke Polres Malang Kota. Saat ini, kasusnya masih dalam penyelidikan.

Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menanggapi laporan tersebut, meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak meletakkan barang berharga sembarangan.

“Letakkan barang berharga di lokasi yang memang mudah dipantau dan benar-benar aman.  Sehingga mudah diawasi. Jika sedang istirahat, tentunya jangan lupa kunci pintu atau jika memang meninggalkan barang, bisa dititipkan kepada orang yang memang dipercaya,” ungkapnya