Suasana Pelantikan dan Sertijab Ketua Umum TP PKK Periode 2019 – 2024 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (12/11) (Foto: Humas Pemkot Malang)
Suasana Pelantikan dan Sertijab Ketua Umum TP PKK Periode 2019 – 2024 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (12/11) (Foto: Humas Pemkot Malang)

MALANGTIMES - Persoalan stunting serta kekerasan terhadap anak dan perempuan, hingga kini masih menjadi prioritas bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Untuk itu, ibu-ibu yang tergabung sebagai Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Malang diharapkan memiliki peran lebih. 

Baca Juga : Turut Terdampak Covid-19, Pembangunan Rest Area Terminal Madyopuro Ditunda

Berbagai upaya dalam menekan angka stunting juga telah digencarkan. Baik melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga program Urban Farming yang saat ini menjadi program utama TP PKK Kota Malang. 

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menyatakan titik tekan penanganan stunting begitu penting. Keberadaan Tim Penggerak PKK sebagai kepanjangan tangan pemerintah, maka fokus kinerjanya diutamakan pada penanganan stunting hingga kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Penanganan stunting telah menjadi pesan khusus yang disampaikan oleh Ibu Tri Tito Karnavian selaku Ketua Umum TP PKK, sehingga pemerintah daerah khususnya kami di Kota Malang juga akan mendukung hal tersebut," ujarnya saat menghadiri Pelantikan dan Sertijab Ketua Umum TP PKK Periode 2019 – 2024 di Balai Kartini Jakarta, Selasa (12/11).

Bung Edi (sapaan akrabnya) menjelaskan, penanganan stunting bertujuan untuk meningkatkan terwujudnya sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Arahan tersebut menjadi catatan penting bagi Pemkot Malang tak terkecuali bagi TP PKK Kota Malang.

"Angka stunting di Kota Malang harus terus kita tekan atau diperkecil, jangan sampai semakin membesar dengan cara melaksanakan program dan kegiatan yang telah kita tetapkan" imbuhnya.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Selain itu, penanganan kekerasan perempuan dan anak juga menjadi perhatian khusus. Apalagi angka kekerasan pada perempuan dan anak yang akhir-akhir ini sering terjadi semakin tinggi.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kota Malang, Elly Estiningtyas Sofyan Edi mengatakan dengan pergantian Ketua Umum TP PKK diharapkan membawa manfaat serta atmosfir yang positif di lingkungan TP PKK Kota Malang. Saat ini, TP PKK Kota Malang telah berupaya menjaga lingkungan dan menciptakan suasana kondusif untuk menjalankan program andalan khususnya permasalahan stunting.

"Dengan suasana yang semakin kondusif dan solid, kami berharap berbagai program andalan khususnya dalam penanganan stunting dapat terlaksana dengan baik sesuai arahan dari ibu Ketua TP PKK Kota Malang," jelasnya.