Festival Panji. (Foto: Doc. MalangTIMES)
Festival Panji. (Foto: Doc. MalangTIMES)

MALANGTIMES - Festival Panji Nusantara 2019 telah sukses menumbuhkan kembali Sastra Panji sebagai warisan nenek moyang Nusantara. Pada tahun 2020 kelak, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Malang akan mengangkat event tersebut menjadi event yang bernuansa internasional.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni.

"Tahun depan Festival Panji itu sudah internasional karena kita kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan juga Dinas Budaya Pariwisata Provinsi Jawa Timur," ucapnya kepada MalangTIMES.

Dalam Festival Panji internasional itu, nanti akan dihadirkan negara-negara yang selama ini melestarikan budaya Panji.

"Seperti Kamboja, Vietnam, Singapura, Malaysia, termasuk Brunei Darussalam," imbuh Ida.

Disampaikan oleh Ida, Budaya Panji masih dilestarikan di negara-negara tersebut. Untuk itu, mereka diundang agar terlihat bagaimana perbedaan kisah Panji di sana dan di Indonesia.

"Mereka kita undang sebagai sebuah bentuk perbandingan untuk komparasi antara cerita sana dengan cerita di Indonesia," katanya.

Hal ini dilakukan agar generasi muda di Indonesia paham bahwa cerita Panji adalah cerita yang belum atau tidak terkontaminasi oleh cerita-cerita dari Mahabharata maupun Ramayana.

"Artinya tidak dari India. Itu (kisah Panji) adalah asli cerita Jawa Timur," timpalnya.

"Sehingga karena cerita Jawa Timur kemudian mengglobal nilainya itu harus kita pertontonkan kepada mereka (generasi muda)," imbuh nya kemudian.

Selain mengangkat Festival Panji ke ranah internasional, Disparbud juga bertekad mengangkat event-event lokal di Kota Malang menjadi event yang bernuansa nasional.

"Tugas kita mengangkat event-event lokal agar dia menjadi event yang bernuansa nasional," katanya.

Sebab, saat ini baru dua kegiatan Disparbud yang bernuansa nasional, yaitu Malang Flower Carnival dan Festival Panji. Sementara yang lainnya masih scope lokal .

Untuk diketahui, banyak kegiatan Disparbud satu tahun terakhir ini. Mulai dari program pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif, pemasaran pariwisata, pembinaan stakeholder pariwisata, pembinaan stakeholder ekonomi kreatif, dan juga pelestarian seni tradisi dan cagar budaya.