Tanggapan Wali Kota Malang Terkait Imbauan MUI untuk Tak Pakai Salam Semua Agama

Nov 11, 2019 17:32
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) beri seruan melalui sebuah surat imbauan kepada para pejabat untuk tak menggunakan salam semua agama saat memberi sambutan resmi. 

Imbauan tersebut tertera dalam surat bernomor 110/MUI/JTM/2019 yang diteken Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori.

Baca Juga : Menag Minta Tarawih Dilakukan di Rumah, Salat Id Ditiadakan, dan Halal Bihalal Online

Salah satu poin yang ada dalam surat edaran tersebut adalah menyerukan kepada para pejabat untuk menggunakan salam sesuai ajaran agama masing-masing. 

Jika pejabat itu Islam, diimbau cukup menggunakan kalimat 'Assalaamu'alaikum wr.wb'.

Menanggapi itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, fatwa salam yang dikeluarkan MUI tersebut sifatnya adalah imbauan. 

Semua tergantung pada masing-masing individu untuk memaknai hal tersebut.

"Itu sebuah imbauan yang sifatnya privasi, jadi kembali pada individu masing-masing," imbuh Sutiaji.

Dia berpendapat, imbauan MUI tersebut hampir sama dengan yang disampaikan almarhum Presiden Abdul Rachman Wahid atau Gus Dur. 

Baca Juga : Wali Kota Dewanti Imbau Warganya Ibadah di Rumah

Di mana Assalamualaikum seperti Shobahul Khoir atau selamat pagi yang ada sampai sekarang.

"Esensinya tidak hanya ibadah saja, tapi semuanya tergantung pada masing-masing individu," pungkas dia. 

Topik
MalangBerita MalangMajelis Ulama IndonesiaKetua MUI Jatim KH Abdusshomad BuchoriWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru