Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)
Rektor UIN Malang, Prof Dr Abdul Haris MAg. (Foto: Humas)

MALANGTIMES - Lantunan bacaan shalawat dan barzanji diiringi terbang Al Banjari yang berlangsung khidmat memenuhi Rektorat Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Senin (11/11/2019) pagi.

Segenap pimpinan dan civitas academica UIN Malang sedang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan hari lahirnya baginda Muhammad SAW itu digelar sangat sederhana dan dipimpin oleh Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg.

Dengan memperingati hari lahirnya Rasulullah ini Prof Haris berharap, UIN Malang menjadi semakin berkah dan semakin berkembang. "Semoga kelak kita semua mendapatkan syafaatnya dan semoga kampus ini bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat," tuturnya.

Selain itu, Haris juga mengajak seluruh warga kampus untuk senantiasa terus menjaga silaturahim dan menjalin komunikasi yang komunikatif. 

Untuk mewujudkan tujuan itu, salah satunya, UIN Malang mengadakan program Khotmil Quran setiap hari Jumat dengan sistem bergantian antar fakultas, unit, dan lembaga yang ada di lingkungan kampus ini. Harapannya, seluruh dosen dan karyawan bisa bersilaturahim.

Dalam pelaksanaan khotmil, Haris meminta agar para dosen dan karyawan bisa hadir di kampus tepat pukul 7 pagi. Tujuannya, agar kegiatan khotmil Quran tidak mengganggu jam kerja yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, di UIN Malang, ngaji bersama dan doa selalu diadakan di semua fakultas dan bagian-bagian yang dipimpin oleh dekan dan oleh kepala bagian sejak tahun 2019 setiap pagi sebelum pukul 07.30.

Di sisi lain, UIN Malang juga bekerja sama dengan Pemerintahan Desa Tlekung Kecamatan Junrejo Kota Batu dalam memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, Sabtu (9/11/2019).

Kabag Umum UIN Malang, A. Zubariri menjelaskan, bahwa kegiatan ini selain digelar untuk memperingati kelahiran Nabi besar Muhammad SAW juga sekaligus untuk menjalin silaturahim antara UIN Malang dengan Masyarakat Desa Tlekung.

“Saya ingin kehadiran UIN Maliki Malang di Tlekung bisa didukung sepenuhnya oleh masyarakat sekitar,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut UIN Malang memberikan santunan kepada masyarakat kurang mampu, beserta anak yatim piatu.

Total jumlah santunan kali ini sebanyak 40 orang, setiap orang menerima paket sembako dan uang tunai dari badan amil zakat dan wakaf atau El-Zawa UIN Malang.