Kepala DPMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso (paling kanan) dan Kabid Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kota Malang Sony Bachtiar (ketiga dari kiri) bersama para pemenang stan terbaik. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Kepala DPMPTSP Kota Malang Erik Setyo Santoso (paling kanan) dan Kabid Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kota Malang Sony Bachtiar (ketiga dari kiri) bersama para pemenang stan terbaik. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gelaran Bargaining on Mall (BOM) yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang yang diadakan sejak Jumat (8/11/2019) mengundang animo besar dari masyarakat Kota Malang.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Bahkan, pada hari kedua ini (Sabtu, 9/11/2019), antusiasme masyarakat seakan tak surut bahkan semakin meledak.

Di hari kedua ini, para pelaku usaha yang mendisplay produk-produknya di tenant-tenant terus beroperasi mulai pukul 10.00 pagi hingga pukul 22.00 malam nanti di Hall Malang City Point.

"Alhamdulillah banyak sekali transaksi-transaksi dari para pelaku usaha ini. Usaha kecil mikro banyak digandeng oleh usaha menengah besar ataupun juga dari warga warga masyarakat perorangan yang interest dengan produk-produknya," beber Kepala DPMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso kepada MalangTIMES saat ditemui di lokasi.

Selain itu, pelayanan perizinan dan nonperizinan baik yang berbasis OSS (Online Single Submission) ataupun non OSS juga terus berjalan.

 

"Banyak sekali ratusan masyarakat yang mengurus izin hari ini tadi. Termasuk pula dengan pembayaran retribusinya," ungkap Erik.

 

Dalam 2 hari ini, pembayaran retribusi dan izin-izin mencapai ratusan juta rupiah yang langsung disetorkan ke Bank Jatim yang juga ikut berkolaborasi dengan DPMPTSP dalam layanan one day service tersebut.

"Itu juga merupakan satu sumbangan kepada Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kota Malang dari sektor retribusi," imbuhnya.

Tak hanya itu, apabila dilihat dari luar MCP, terlihat jelas antrian masyarakat yang luar biasa mengular untuk layanan Kartu Identitas Anak.

"Ada 900 yang sudah diproses untuk tercatat," timpalnya.

Lantaran besarnya animo masyarakat, DPMPTSP pun bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. 

Di lokasi disediakan ambulans untuk mengantisipasi terjadinya kondisi-kondisi darurat.

Sementara itu, transaksi juga terus berjalan dari Badan Pendapatan Pajak Daerah (BP2D) untuk layanan-layanan pajak.

"Ada banyak pembayaran transaksi pajak juga. Termasuk pajak bumi dan bangunan yang 2 hari ini juga terus berjalan," kata Erik.

 

Sama seperti hari pertama, di hari kedua ini juga terdapat materi edukasi untuk para pelaku usaha dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

 

"Pada hari ini materi juga masih ada. Pembekalan bagi para pelaku usaha dan bagi perwakilan-perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang dengan materi Digital Marketing," paparnya.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Di hari ini juga terdapat penyerahan hadiah untuk lomba-lomba yang diselenggarakan DPMPTSP dalam rangka menyertai semangat para pelaku usaha dan warga masyarakat.

"Ada lomba Instagram, lomba untuk stan terbaik, dan lomba mewarna," ucapnya.

Lomba mewarna untuk anak-anak ini, kata Erik, juga sekaligus memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November besok.

"Di dalam lomba mewarnai ini kita kaitkan juga kepada upaya kepedulian anak di dalam Hari Pahlawan ini. Anak-anak ini kan nantinya pasti akan menjadi generasi penerus yang harapannya bisa menjadi pahlawan-pahlawan bangsa juga," tuturnya.

Selain itu, tentu agar anak-anak tidak bosan selama menemani orang tuanya yang mengurus layanan Kartu Identitas Anak yang antriannya memang cukup panjang. Jadi sambil menunggu sambil ikut lomba mewarna.

"Di dalam lomba mewarnai ini juga kita berikan kuota khusus untuk anak-anak penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus. Ini bagian dari bentuk kepedulian kita kepada masyarakat, anak-anak khususnya, yang berkebutuhan khusus itu," lanjutnya.

Erik mengakui, animo masyarakat memang sangat luar biasa ini di hari kedua ini. 

Karena pihaknya juga disupport dengan Telkomsel yang memberikan broadcast SMS perihal acara BOM di mana DPMPTSP menyediakan One Day Service tersebut.

Dalam gelaran ini, DPMPTSP bekerja sama dengan berbagai sektor. Pertama dengan Diskominfo yang menyediakan beberapa layanan.

"Layanan-layanan perizinan dan pajak itu kan berbasis web, karena itu ketergantungan kita kepada internet tinggi. Kedua, Kominfo juga membuka layanan sambat atau pengaduan masyarakat. Ketiga, Kominfo sebagai institusi publikasinya Pemkot Malang juga membantu kita untuk liputan acara yang ada di sini," beber Erik.

DPMPTSP juga menggandeng Dispendukcapil untuk memberikan layanan Kartu Identitas Anak.

Ada pula Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) untuk melayani pembayaran-pembayaran pajak.

Tak lupa Dinas Koperasi UKM yang tentu terlibat dalam gelaran Bargaining on Mall tersebut.