Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni. (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Hari Minggu besok (10/11/2019) merupakan har istimewa. Sebab,  10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan oleh bangsa Indonesia. Peringatan nasional itu sebagai sebuah wujud menghargai atau menghormati para pahlawan yang telah membela negara kita.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dinparbud) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menyampaikan, kegiatan-kegiatan di Hari Pahlawan seharusnya tidak sekadar seremonial belaka.

"Tetapi juga ada kegiatan lain yang dilakukan untuk mengingatkan kita bahwa jasa para pahlawan demikian besar kepada bangsa ini," ucapnya kepada MalangTIMES saat ditemui di Malang City Point  ketika menghadiri acara Bargaining on Mall (BOM) yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang, Jumat (8/11/2019).

Tak hanya seremonial. Peringatan Hari Pahlawan bisa dilakukan seperti perayaan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus, yang diisi beragam kegiatan. "Kalau 17 Agustus, Proklamasi Kemerdekaan, itu kan banyak ya yang dilakukan. Nah seyogyanya Hari Pahlawan juga sama," tandasnya.

Ida Ayu mrncontohkan lomba-lomba yang terkait dengan kepahlawanan. "Kemudian kegiatan-kegiatan yang nuansanya tempo dulu. Itu lebih mengena menurut saya," ucapnya. "Jadi, tidak hanya upacara," imbuhnya.

Kepada MalangTIMES, Ida menyampaikan, peringatan Hari Pahlawan memang harus digalakkan untuk antisipasi agar nilai-nilainya tidak luntur.

"Sekarang untuk antisipasi agar hal itu tidak luntur, memang kita perlu menggalakkan kembali. Artinya, sibuknya masyarakat kita dengan berbagai kegiatan ya harus dimunculkan khusus,"  ucapnya.

Kalau  bicara Hari Pahlawan, lanjut Ida Ayu, memang biasanya hanya teringat Kota Surabaya. Padahal, di daerah lain di seluruh Indonesia juga memiliki pahlawan lokal  sendiri-sendiri yang patut dikenang, dihormati, dan dihargai.

"Kalau kita bicara Hari Pahlawan hanya teringat di Surabaya. Tapi bagaimana dengan di Indonesia yang lain? Masing-masing daerah itu kan juga punya pahlawan sendiri dari lokal," katanya.