Kapolda Jatim di SDN Gentong
Kapolda Jatim di SDN Gentong

MALANGTIMES - Polda Jatim menetapkan dua orang tersangka yang bertanggung jawab atas ambruknya SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, yang menewaskan dua orang. Keduanya telah ditahan penyidik setelah menjalani pemeriksaan.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

“Kami sudah melakukan gelar perkara dan menetapkan serta menahan dua orang tersangka. Tersangka dianggap lalai dalam melaksanakan pembangunan hingga menyebabkan adanya korban,” kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan usai meninjau lokasi kejadian.

Kedua tersangka tersebut yakni D dan S, warga Kota Kediri. Mereka adalah pelaksana proyek pembangunan gedung SDN Gentong tahun anggaran 2012 lalu.

Menurut Kapoda Irjen Luki, selain adanya tindak pidana, pihaknya juga tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi. Sebab, pembangunan gedung tersebut menggunakan uang negara. Indikasi dugaan korupsi ini juga mengacu hasil audit BPK yang menyebut ada ketidakberesan dalam pembangunannya.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

“Kami terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi. Ia bisa menjadi tersangka. Laporan BPK sudah menyebut konstruksi bangunan tidak sesuai spesifikasi,” tandasnya.

Dari hasil penyelidikan tim labfor, lanjut Luki, bangunan sudah gagal konstruksi dan ngawur. Tinggal menunggu waktu robohnya saja.