Tumbuhkan Iklim Investasi, DPMPTSP Buka Gelaran BOM di MCP

MALANGTIMES - Sekitar 200 orang yang terdiri atas para pelaku usaha dengan beragam segmentasinya dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang memadati Hall Malang City Point (MCP), Jumat, 8/11/21019.

Mereka menghadiri acara Bargaining on Mall (BOM) yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Malang.

Kepala DPMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso menyampaikan, BOM digelar berawal dari pemikiran untuk menyediakan 
ruang bagi para pelaku usaha dengan dunia perbankan.

"Berawal dari pemikiran kami untuk menyediakan ruang bagi para pelaku usaha dengan beragam tingkatannya mulai dari mikro, kecil, menengah, besar, bahkan sampai dengan skala industri, dengan beragam produknya untuk bisa bertemu dengan dunia perbankan," ucapnya saat membuka gelaran tersebut.

"Sehingga antara pelaku usaha dengan perbankan bisa terjalin sinergitas dan simbiosis mutualisme," imbuhnya.

Selain itu, Erik mengaku, ia sempat ditantang oleh para pelaku usaha agar bagaimana dalam event tersebut juga digelar layanan-layanan publik.

"Karena disadari sepenuhnya, dalam upaya menumbuhkembangkan iklim investasi, tidak bisa dilepaskan aspek legalitas dari pelaku-pelaku usaha tersebut dalam bentuk perizinan-perizinan berusaha," timpalnya.

Untuk itu, di sini DPMPTSP Kota Malang menggandeng perangkat-perangkat daerah guna memberikan layanan terbaiknya.

"Ada BP2D dengan layanan pajaknya, Dispendukcapil menggelar layanan kartu identitas anak, dukungan dari Diskominfo untuk upaya penyediaan layanan-layanan kami yang rata-rata sudah berbasis web ini," bebernya.

Tak lupa juga, lanjutnya, stakeholder dari Dinas Koperasi UKM juga menjadi salah satu pelaku usaha yang hadir di forum tersebut.

Untuk itu, BOM merupakan bukti nyata dari Pemerintah Kota Malang guna mewujudkan kemudahan berusaha di Kota Malang atau yang biasa disebut dengan EODB (Easy Of Doing Business).

"Yang pada harapannya semakin bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Malang," imbuhnya.

Dalam dua hari ini, kata Erik, selain terdisplay produk-produk pilihan pelaku usaha, juga dilaksanakan pelayanan perizinan, baik yang berbasis OSS (Online Single Submission) maupun Non OSS dengan tagline One Day Service atau pulang bawa izin.

"Tak lupa di sini juga bersinergi pembayaran pajak daerah karena juga merupakan satu bagian antara perizinan dan pajak yang disebut dengan KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak), dan juga layanan kartu identitas anak," ujarnya.

Selain itu, DPMPTSP juga melaksanakan Capacity Building bagi para pelaku usaha maupun perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Malang dengan narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Bank Indonesia, OJK, Bank Rakyat Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, serta dukungan dari Telkomsel.

"Tujuan yang diharapkan dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah sebuah gagasan dan konsep mensinergikan pelayanan pemerintah terhadap output layanan kepada masyarakat," tuturnya.

Dengan kata lain, pihaknya mencoba menjemput bola dengan menggandeng perangkat daerah terkait.

"Serta kami berharap, ini juga menjadi rintisan dan miniatur dari mal pelayanan publik Kota Malang yang berharap dalam waktu dekat bisa segera terwujud," imbuhnya.

Sasaran yang ingin dicapainya yaitu terfasilitasinya pertemuan antara calon investor dengan pelaku usaha di bidang penanaman modal.

Selain itu, BOM juga dilakukan sebagai salah satu upaya menaikkan nilai investasi di Kota Malang yang merupakan wujud realisasi investasi.

Akhirnya, terjadilah bargaining antara para pelaku usaha dengan calon-calon investornya.

Erik menyampaikan, pihaknya juga ingin menginventarisir data profil para pelaku usaha dan calon-calon investor di Kota Malang sebagai upaya monitoring data investasi.

"Jadi, tercipta iklim investasi yang kondusif guna meningkatkan penanaman modal di Kota Malang. Dan pastinya bermuara kepada meningkatnya kemudahan berusaha atau easy of doing business di Kota Malang," tandas Erik.

"Kami berharap warga Kota Malang memanfaatkan kesempatan untuk mengurus legalitas perizinannya, seluruh layanan perizinan dan nonperizinan kami tunggu kehadirannya di Malang City Point hari ini dan besok," pungkasnya.

Top