Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan kobaran api (Foto: Polsek Singosari for MalangTIMES)
Petugas pemadam kebakaran saat berupaya memadamkan kobaran api (Foto: Polsek Singosari for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Insiden kebakaran terjadi di bangunan UD Abdilla yang berlokasi di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (8/11/2019) tengah malam.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran yang terjadi di pabrik kayu tersebut. Namun demikian, diduga kuat, api dipicu karena korsleting listrik. ”Tidak ada korban jiwa, kasusnya masih dalam tahap penyidikan dan pendalaman. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan,” kata Kapolsek Singosari, Kompol Untung Bagyo Riyanto, Jumat (8/11/2019).

Diperoleh keterangan, insiden kebakaran yang menghanguskan bangunan pabrik triplek UD Abdilla ini, terjadi sejak Kamis (7/11/2019) malam. Adalah Kaseri warga Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari yang kali pertama mengetahui peristiwa kebakaran tersebut.

Saat dimintai keterangan penyidik, salah satu karyawan UD Abdilla yang bertugas di bagian oven kayu ini, mendapati alat oven kayu manual sudah membakar kayu di gudang tempatnya bekerja. Kejadian itu diketahui saksi sekitar pukul 18.45 WIB.

Mengetahui kejadian tersebut, pria 55 tahun itu serta dibantu karyawan lainnya sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Bukannya padam, kebakaran justru semakin membesar.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan kepada Abdul Kodim selaku pemilik pabrik, yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, petugas gabungan dari Polsek Singosari, TNI, dan petugas PMK Kabupaten Malang diterjunkan ke lokasi kejadian.

”Akibat peristiwa kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. Kemungkinan lebih dari Rp 500 juta,” terang anggota polisi yang akrab disapa Untung ini, saat dikonfirmasi MalangTIMES.com.

Terpisah, Kepala Seksi PPBK (Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) Kabupaten Malang, Agus Suyanto, yang mendapat laporan adanya kebakaran langsung menerjunkan beberapa personel dan 5 unit mobil pemadam kebakaran.

Ke lima unit itu tiga diantaranya berasal dari PMK Kabupaten Malang. Sedangkan dua sisanya merupakan mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Bentoel dan PMK Kota Malang.

Dengan dibantu warga setempat, petugas gabungan sempat kualahan saat menjinakkan api kebakaran yang terjadi di pabrik milik pria 41 tahun tersebut. Meski demikian, si jago merah dipastikan tidak sampai merembet ke pemukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

”Kebakaran baru bisa dipadamkan subuh tadi (Jumat 8/11/2019). Titik kebakaran yang susah dijangkau serta besarnya api sempat membuat kami kesusahan untuk memadamkan kebakaran. Sekitar 10 jam kemudian, api akhirnya berhasil dipadamkan,” tutup Agus.