Bupati Malang Berencana Wajibkan ASN Pakai Busana Arema, Ini Kata DPRD Kabupaten Malang

MALANGTIMES - Bupati Malang Sanusi memberikan anjuran kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Malang untuk mengenakan batik atau kaos Arema dalam sepekan sekali saat menjalankan tugasnya di perkantoran.

Anjuran itu sebagai bagian dalam mendukung Arema yang merupakan tim kesebelasan kebanggaan masyarakat Kabupaten Malang yang dikenal sebagai Aremania. Sekaligus untuk menumbuhkan geliat perekonomian masyarakat yang memiliki usaha konveksi yang konsen memproduksi berbagai busana dan pernak-pernik terkait Arema.

"Ada usulan dari jajaran saya, agar setiap ASN saat bertugas mengenakan batik atau kaos Arema. Tentunya saya merespon baik hal itu sebagai dukungan Pemkab Malang kepada Arema. Bahkan saya anjurkan kepada seluruh ASN nantinya bila disetujui DPRD untuk mengenakannya seminggu sekali," kata Sanusi, Kamis (7/11/2019).

Anjuran pengenaan batik atau kaos Arema dengan simbol singa pada ASN juga akan mampu menggairahkan perekonomian masyarakat. Dimana, bila hal itu dijadikan sebuah aturan busana ASN dalam sepekan sekali, misalnya hari Jumat, akan membuat para produsen busana Arema terangkat.

Hal ini bisa dilihat dari jumlah ASN dengan total 12.458 orang di tahun 2018 lalu. Maka, akan terserap batik motif Arema ataupun kaos dengan total yang bisa dua kali lipatnya terserap secara langsung untuk kebutuhan Pemkab Malang.

"Ini hal positif dalam mendukung Arema sebagai kebanggaan kita semua. Sekaligus mengangkat perekonomian Aremania juga yang berbisnis pakaian Arema," ujar Sanusi yang juga berencana akan mewajibkan pengenaan busana Arema kepada seluruh ASN Kabupaten Malang.

"Jadi nanti kalau memungkinkan bisa dijadikan kewajiban untuk mengenakan batik atau kaos Arema ini. Tapi, kita sampaikan dulu ke DPRD, biar dibahas dan disetujui," imbuhnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, menyampaikan bahwa hal itu tentunya patut diapresiasi. Dengan adanya anjuran yang akan diformulasikan menjadi bentuk kewajiban berbusana di jajaran Pemkab Malang, yaitu memakai batik atau kaos Arema, pihaknya mendukung.

"Kita dukung hal itu. Saya pikir ini baik dalam memberikan support kepada Arema, sebagai tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Malang," ujar Ketua DPC PDI-Perjuangan ini.

Bahkan, dirinya memberikan izin kepada Sanusi terkait kewajiban pengenaan busana Arema kepada seluruh ASN Kabupaten Malang. Tapi, lanjutnya, nanti dituangkan dalam aturan tertulis kepada seluruh OPD yang ada di Kabupaten Malang.

"Teknisnya misalnya dalam satu bulan, kita wajibkan seluruh ASN mengenakan batik atau kaos Arema di hari-hari tertentu, misalnya hari Jumat," ucap Didik Gatot.

Ketua DPRD Kabupaten Malang ini juga menyatakan hal senada, bila telah jadi kewajiban berbusana di hari-hari tertentu, maka bukan saja sebagai bagian dukungan untuk Arema sebagai tim kesebelasan sepak bola saja. "Tapi juga secara langsung kita menggerakkan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang sendiri yang berusaha di bidang konveksi Arema," tandasnya.
 

 

Top