95 Ribu Keluarga Masuk Kategori Miskin, Pemkab Malang Beri Pelatihan Ratusan Pendamping PKH

MALANGTIMES - Angka kemiskinan di Kabupaten Malang memang terbilang cukup tinggi. Terbukti, dari data Dinsos (Dinas Sosial), tercatat ada 95.384 KPM (keluarga penerima manfaat) tersebar di wilayah Kabupaten Malang.

Terkait hal itu, Bupati Malang HM. Sanusi mengaku bakal terus mengoptimalkan PKH (Program Keluarga Harapan). Salah satu langkah konkretnya adalah dengan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas SDM (sumber daya manusia) pendamping PKH.

”Para pendamping PKH dituntut untuk bisa bekerja secara profesional dan berintegritas. Untuk itu, perlu diadakan pelatihan agar nantinya jumlah angka kemiskinan dapat mengalami penurunan,” kata Sanusi saat memberikan sambutan dalam agenda pelatihan peningkatan kapasitas SDM pendamping PKH, Kamis (7/11/2019).

Acara yang diselenggarakan di salah satu rumah makan  di Kabupaten Malang ini turut serta dihadiri  kurang lebih 277 tamu undangan. Di antaranya tiga orang korkab (koordinator kabupaten) Malang, supervisor Kabupaten Malang sebanyak 3 orang, administrator pangkalan data 13 orang, dan pendamping PKH sebanyak 258 orang.

”Pendamping PKH memang berperan sebagai fasilitator yang terlibat dalam pengentasan permasalahan KPM. Caranya bisa dilakukan melalui pemberian motivasi agar bisa menambah pengetahuan, pembangunan konsensus, serta membangkitkan kesadaran masyarakat. Terutama di bidang koordinasi antara pendamping PKH dengan berbagai lembaga eksternal," terang Sanusi.

Guna merealisasikan harapan tersebut, lanjut Sanusi, dalam agenda pelatihan pendamping PKH, Dinsos Kabupaten Malang menghadirkan empat narasumber. Yakni Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur Dra Restu Novi Widiani, Iptu Rudi Kuswoyo dari Satreskrim Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Malang, Ita Marthawati Andyni dari Bagian Organisasi Setda Kabupaten Malang, serta Kajur (Ketua Jurusan) Akuntansi Universitas Widyagama Malang Ana Sopana.

”Program pengentasan kemiskinan merupakan tugas kita bersama. Tidak hanya pemerintahan yang ada di Kabupaten Malang, namun pemerintah pusat, baik provinsi hingga nasional juga terlibat dalam program pengentasan kemiskinan,” pungkas Sanusi.

 

Top