Dinyatakan Pailit Pengadilan, Direksi PT CGA Kehilangan Seluruh Hak, Pengelolaan dan Kepengurusan Aset PT CGA Diserahkan Kurator

MALANGTIMES - Polemik PT Citra Gading Asritama (CGA), yang merupakan pengelola Mal Dinoyo City dan juga Pasar Terpadu Dinoyo (PTD), memasuki babak baru. PT CGA hari ini (6/11/2019) dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya.

Pailitnya PT yang juga menaungi Perumahan Tirtasani tersebut, dibenarkan langsung oleh Pengurus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Nasrullah Nawawi saat dihubungi MalangTIMES (6/11/2019).

"PT CGA diputuskan pailit, tadi sidang sekitar jam 10.00 wib sidangnya. Saya tadi hadir di sana, termasuk pemohon, termohon datang semua," terangnya. 

Lanjut Nasrullah, dengan keputusan pailit ini, maka direksi PT CGA nantinya akan kehilangan seluruh haknya untuk mengurus dan mengelola semua aset yang sebelumnya dimiliki.

"Jadi terhitung hari ini (6/11/2019), semua diserahkan kepada kurator," ujarnya

Setelah ini, pihaknya akan melakukan koordinasi dan melakukan pengiriman kepada semua pihak  yang berkaitan dengan PT CGA baik karyawan maupun kreditur untuk melakukan verifikasi ulang terhadap tagihan-tagihan sebelumnya.

"Paling lambat mungkin Jumat akan ada iklan, setelah itu Minggu depan kita akan ketemu stakeholder yang berkepentingan pada tagihan maupun bisnis pada PT CGA," kata Nasrullah.

Sehingga saat ini, para kreditur harus menunggu dari pihak kurator maupun pengurus PKPU untuk kembali memverifikasi tagihan, hingga dilakukannya pelelangan, penjualan aset PT CGA yang kemudian akan dilalukan pembagian.

"Untuk aset yang di Malang mengelola mal, mengelola perumahan Tirtasani dan beberapa aset lain," ungkapnya. 

Sementara itu, Wiwied Tuhu, kuasa hukum para pemohon mengatakan, keputusan pailit dari pengadilan kemudian sekaligus menetapkan dan mengangkat kurator untuk menanggani aset PT CGA. Sebab PT CGA dinilai sudah tidak mampu untuk mengurus dirinya sendiri.

"Kurator akan menggantikan direksi. Mengelola aset, melelang, maupun mengelola kebutuhan-kebutuhan PT CGA. Sehingga semingguan ini kita hanya bisa menunggu lagi gimana sikap dari kurator yang telah ditunjuk oleh pengadilan untuk menyelesaikan kepailitan ini," jelasnya

Di lain sisi, Kuasa Hukum pihak Rizky Ardiansyah, Dr. Solehuddin SH, dihubungi melalui pesan Whatsapp perihal keputusan pailit PTCGA oleh pengadilan, juga membenarkan hal itu.

"Ia mas tadi sidang putusan. Sebelum sidang dibuka malah Majelis Hakim menanyakan proposal perdamaian kepada kreditur. Sebenarnya pembahasan terkait proposal perdamaian adalah kewenangan dari Pengurus dan hakim pengawas. Kasus ini ada apa," balasnya lewat pesan Whatsapp.

Untuk itu, pihaknya akan menempuh langkah lanjutan dengan melakukan kasasi sekaligus melakukan gugatan yang lain-lain. "Kita setelah mendapatkan salinan putusan akan melakukan kssasi dan sekaligus melakukan gugatan lain lain. Terbukti masalah ini bukan masalah sederhana, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU PKPU dan kepailitan," tulisnya lagi lewat pesan Whatsapp.

Top