27 ASN Telah Daftar sebagai Penghuni Rusunawa, Pemkab Malang Tunggu Penyerahan Aset dari Pusat

MALANGTIMES - Rusunawa atau rumah susun sederhana sewa khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malang, telah selesai secara fisik. Bahkan, proyek dengan anggaran hibah pusat senilai Rp 16,2 miliar ini telah siap untuk ditempati.

Hal ini terlihat dari sudah terdaftarnya 27 ASN Kabupaten Malang sebagai calon penghuni rusunawa berlantai empat dengan 54 unit kamar yang tersedia.

"Sudah ada yang daftar sebanyak 27 ASN dari eselon IV sampai eselon II di rusunawa. Tapi karena masih belum ada penyerahan aset dari pusat, walau kunci rusunawa sudah diserahkan, belum bisa dioperasikan," kata Wahyu Hidayat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang kepada MalangTIMES.

Para pendaftar rusunawa pun harus bersabar terlebih dahulu dengan kondisi tersebut. Sampai adanya penyerahan dari pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Bupati Malang. 

"Prosesnya seperti itu, kita upayakan secepatnya terkait hal ini. Sehingga rusunawa bisa segera dioperasionalkan. Saat ini kita yang tangani sampai adanya penyerahan," ujar Wahyu.

Seperti diketahui, nantinya rusunawa akan dikelola oleh Korps Pegawai Negeri (Korpri) Kabupaten Malang, setelah adanya penyerahan dari pusat kepada Pemkab Malang. 

Pengelolaan oleh Korpri lebih memudahkan Pemkab Malang dalam proses pemeliharaannya ke depan. Begitu pula dengan proses menjadikan rusunawa sebagai bagian dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Malang.

Dengan hitungan Rp 250 ribu biaya sewa perbulan, misalnya, dengan acuan di rusunawa ASN di Makassar Sulawesi Selatan, dikalikan dengan jumlah kamar, sudah bisa mendulang Rp 13,5 juta. Dalam setahun maka Pemkab Malang akan mendapatkan pendapatan kotor Rp 162 juta.

Nilai yang tentunya cukup bisa mendongkrak PAD Kabupaten Malang yang terus ditarget naik setiap tahunnya.

Walaupun, menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Didik Budi Muljono, untuk persoalan biaya sewa rusunawa belum dipastikan nominalnya. 

"Tapi, dengan acuan kita saat studi banding ke rusunawa ASN di Makassar, rata-rata tarif sewanya segitu. Nanti kita bahas ulang dan kita sesuaikan dengan upah minimun ASN di Kabupaten Malang. Tapi, dimungkinkan sewa rusunawa di bawah tarif di Makassar itu," ucapnya.

Selain hal itu, Didik Budi juga menyampaikan, bahwa rusunawa ASN tak semua kamarnya disewakan. Dimana, ada sebagian kamar yang nantinya khusus untuk para tamu pemerintahan dari luar daerah yang bermalam di Kabupaten Malang.

"Jadi nantinya enggak perlu cari hotel untuk sekedar bermalam di Kabupaten Malang. Rusunawa ASN kita fungsikan juga untuk itu," pungkasnya.

 

Top