Dewan Desak Pemkot Malang Segera Realisasikan Revitalisasi Pasar Besar

MALANGTIMES -  Keluhan-keluhan dari pedagang di Pasar Besar Kota Malang masih terus berdatangan. Lantaran, pasca kebakaran besar 2016 silam, area pasar ini masih belum ada kejelasan kapan akan dilakukan revitalisasi.

Menanggapi hal tersebut, Komisi B DPRD Kota Malang langsung meninjau area Pasar Besar siang ini (Rabu, 6/11). Di mana saat ini keadaan pasar tengah dalam tahap kajian konstruksi dari tim independen Institute Teknologi Surabaya (ITS).

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Malang, Arief Wahyudi mengatakan jika anggota dewan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Malang segera memberikan kejelasan perihal upaya pembenahan area pasar besar itu. Pedagang di Pasar Besar juga menginginkan adanya renovasi untuk menunjang aktivitas jual beli di area tersebut.

"Semakin hari area ini dirasakan semakin sepi, performa juga dirasa tidak menarik lagi oleh pedagang. Mereka juga menginginkan renovasi itu, karena itu kami mendesak Pemkot Malang untuk mewacanakan itu ke pedagang," ujarnya.

Terlebih, proses tersebut saat ini sudah masuk dalam kajian konstruksi. Dalam hal ini, pihaknya juga meminta Pemkot Malang untuk bergerak aktif meminta hasil kajian agar segera ditemukan solusi yang tepat bagi pembenahan area pasar besar tersebut.

"APBD juga telah menyediakan anggaran untuk penampungan pedagang. Di samping itu, kami ingin pemerintah juga proaktif minta hasil kajian konstruksi ke ITS Surabaya," tandasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Besar Kota Malang, Rif Anyasin menyambut baik rencana revitalisasi area pasar. Hanya saja, kejelasan tersebut masih belum didapatkan oleh para pedagang. Padahal, dengan adanya perbaikan itu, setidaknya menurut mereka akan memperbaiki perputaran ekonomi yang saat ini dirasa sedang turun pasca kejadian kebakaran itu.

"Lebih baik direnovasi saja, dikasih penguatan. Sehingga ndak dibiarkan begitu saja. Yang krusial seperti bekas kebakaran itu di dulukan, kan di sana juga bisa difungsikan kembali lapak-lapaknya dan area parkir atas. Jadi bukan hanya yang di area depan saja yang berjalan," ungkapnya.

Selain itu, jika nantinya memang disepakati akan di renovasi ulang. Para pedagang ini mengharapkan tidak ada penambahan biaya bagi yang berjualan di area Pasar Besar Kota Malang.

"Kesepakatannya seperti apa, kalau pemerintah jadi untuk merenovasi pedagang menginginkan tidak ada biaya lagi. Kalau retribusi memang ada, tapi untuk pembangunan ini kami harapkan tidak ada tarikan lagi," jelasnya.

Top