Operasi Zebra Bakal Berakhir Besok, Hindari Jalur Ini Jika Tidak Ingin Kena Tilang Polisi

MALANGTIMES - Besok (Selasa 5/10/2019) merupakan hari terakhir operasi Zebra Semeru 2019. Dalam giat kepolisian yang berlangsung sejak Rabu (23/10/2019) lalu itu, sudah menjaring seribu lebih pelanggar lalu lintas.

Berdasarkan catatan terbaru yang dihimpun Polres Malang, sudah ada 1.175 pengguna jalan yang terjaring razia. Seribu pengemudi dan pengendara yang disemprit polisi ini, terjaring razia pada pekan pertama operasi Zebra Semeru 2019 berlangsung. Yakni sejak tanggal 23 hingga 28 Oktober 2019.


 

”Dari 1.175 pengguna jalan yang terjaring razia, tidak semuanya kami tindak tilang. Terdapat 978 yang kami tilang, sedangkan sisanya yakni 197 pengendara hanya kami berikan teguran,“ terang Kasat Lantas Polres Malang, AKP William Thamrin Simatupang, Senin (4/11/2019).


 

Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah, mengaku jika giat operasi Zebra Semeru 2019 ini, marak dilangsungkan di 6 Kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.


 

Keenam Kecamatan itu terjadi di beberapa titik yang ada di wilayah Singosari, Lawang, Kepanjen, Bululawang, Dau, dan Karangploso. ”Senantiasa patuhi peraturan berlalu lintas, selalu lengkapi surat berkendara dan kelengkapan kendaraan,” imbau Ainun.


 

Berdasarkan infomasi yang di himpun MalangTIMES.com, operasi Zebra Semeru 2019 ini biasanya dilakukan di lokasi sekolahan. Seperti di kawasan jalan daerah SMP 4 Kepanjen, SMA 1 Kepanjen, Taman Siswa Kepanjen, dan SMK 1 Singosari. ”Biasanya giat operasi akan mulai berlangsung sejak pukul 06.30 WIB,” terang salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan dalam pemberitaan ini.


 

Dia melanjutkan, selain fokus di lingkungan sekolah. Lokasi razia juga marak dilangsungkan di dua zona lainnya. Yakni zona utara dan selatan.


 

Untuk zona utara, wilayah rawan razia terjadi di kawasan Samsat Karangploso, Satpas Singosari, Depan pasar Kecamatan Singosari, Kampus 2 ITN, dan beberapa titik lain yang ada di Kecamatan Singosari.


 

Sedangkan untuk zona selatan, lokasi razia sering dilangsungkan di kawasan seputaran Samsat Talangagung, Jalur Lingkar Barat (Jalibar) sebelah timur, Simpang tiga Kecamatan Ngajum, Depan Polsek Kepanjen, serta beberapa daerah lain yang ada di wilayah Malang Selatan.


 

”Sesuai instruksi, operasi Zebra difokuskan untuk mengurangi angka kecelakaan. Dari catatan yang ada, kecelakaan biasanya terjadi karena diawali adanya pelanggaran lalu lintas. Sedangkan di beberapa wilayah yang sering dilangsungkan operasi itu, memang marak terjadi kecelakaan,” jelas salah satu sumber MalangTIMES.com.


 

Sebagai tambahan, dalam Operasi Zebra Semeru 2019, ada delapan jenis pelanggaran yang masuk sasaran utama polisi. Yakni pengendara R2 (Sepeda Motor) yang tidak mengenakan helm sesuai ketentuan SNI (Setandart Nasional Indonesia), berkendara melebihi batas kecepatan yang berlaku (kebut-kebutan), pengendara yang masih berusia dibawah umur (dibawah 17 tahun), pengemudi R4 (mobil) atau lebih (bis, truk, pick up, angkutan umum) yang tidak mengenakan safety belt, berkendara dalam pngaruh alkohol dan obat-obatan terlarang (narkoba), menggunakan handphone (HP) saat berkendara, melawan arus lalu lintas, serta keabsahan administrasi kendaraan bermotor (STNK, Uji Kir, hingga SIM).

 

Berawal dari sinilah, wartawan akhirnya mencoba untuk melakukan penyisiran di beberapa wilayah rawan razia tersebut. Hasilnya, sejak pukul 06.30 WIB, hingga menjelang pukul 09.00 tadi (Senin 4/11/2019). Wartawan sudah dihentikan polisi saat razia sebanyak 2 kali. Namun, dalam giat kali ini murni dilakukan sesuai instruksi. Yakni fokus pada kelengkapan surat menyurat dan kelengkapan kendaraan.

 

Selama tidak melanggar 8 sasaran utama operasi Zebra Semeru 2019. Pengguna jalan akan diperkenankan melanjutkan perjalanan, bahkan bagi yang menaati peraturan akan dalakukan pendataan. Data yang diminta petugas, biasanya nama dan nomor telphone yang bisa dihubungi. Data tersebut nantinya akan diundi, dan bagi yang beruntung akan mendapatkan hadiah menarih dari institusi Polri.

 

Top