Screen Shoot Video
Screen Shoot Video

MALANGTIMES - Video berdurasi singkat terkait diperbolehkannya seseorang masuk masjid mengenakan sepatu sempat ramai dan viral diperbincangkan.

Hal itu juga sempat memunculkan pertanyaan terkait hukum mengenakan alas kaki saat memasuki Masjid. 

Benarkah diperbolehkan seseorang memasuki masjid tanpa menanggalkan alas kaki?

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang KH Baidowi Muslich menyampaikan masjid merupakan tempat beribadah umat muslim yang selama ini memang banyak menarik perhatian.

Tak jarang arsitektur  unik dan menarik menjadikan masjid tak hanya sebagai tempat beribadah, tapi juga banyak dikunjungi wisatawan.

"Di Kota Malang saja sebenarnya banyak turis mancanegara yang datang ke Masjid Jami, dan itu sangat kami perbolehkan," katanya saat dihubungi MalangTIMES, Senin (4/11/2019).

Namun meski begitu, dia tidak sepakat jika memasuki masjid diperbolehkan mengenakan sepatu. 

Meski alas kaki yang digunakan tersebut telah dilapisi dengan plastik. Karena masjid sebagai tempat beribadah harus dihormati.

"Kalau masuk gunakan sepatu meski dilapisi plastik saya kurang sependapat," imbuhnya.

Menurutnya, memasuki Masjid sama sekali tidak ada larangan bagi siapapun. 

Namun memang harus memperhatikan beberapa aturan yang tidak boleh dikesampingkan.

Di antaranya adalah mengenakan pakaian yang pantas dan tidak mengumbar aurat.

Selain itu, lanjutnya, beberapa aturan yang sesuai dengan budaya masing-masing daerah juga harus diperhatikan. 

Karena itu merupakan bentuk penghormatan kepada Masjid sebagai tempat beribadah umat muslim.

"Aturan saat memasuki Masjid harus diperhatikan, terutama untuk menghormati Masjid," pungkasnya.

Sebelumnya, ramai diperbincangkan di Masjid Katedral Moskwa telah memberi kebebasan khusus bagi masyarakat yang hendak berkunjung atau melihat-lihat keindahan masjid. 

Tanpa harus melepas sepatu, masyarakat atau wisatawan yang tidak datang untuk beribadah dapat berkeliling menggunakan sepatu mereka.

Hal itu diketahui melalui sebuah kiriman video yang diberikan kepada MalangTIMES. 

Dalam video berdurasi singkat tersebut, seorang pria yang menggunakan bahasa Indonesia memperlihatkan kecanggihan sebuah alat pembungkus sepatu. 

Alat tersebut nampak digunakan banyak orang saat akan memasuki Masjid.