Dua pemain andalan Arema FC Dendi Santoso dan Makan Konate. (official Arema FC)
Dua pemain andalan Arema FC Dendi Santoso dan Makan Konate. (official Arema FC)

MALANGTIMES - Arema FC akan menghadapi tantangan Madura United di Stadion Kanjuruhan Jumat (8/11/2019) sore. Jika mengingat pertemuan pada putaran pertama lalu, Singo Edan  bisa bersemangat meraih hasil maksimal.

Baca Juga : Jebolan Persema Punya Target Jalani Musim Kedua di Liga 1 Bersama Arema FC

Di Madura pada putaran pertama, Arema memang kalah 1-0. Namun, data statistik menunjukkan  tim asuhan Milomir Seslija itu mampu mendominasi  pertandingan.

Saat itu, Arema memang memegang 40 persen ball possession (penguasaan bola). Namun, Arema menciptakan 178 umpan sukses dan beberapa kali juga membahayakan gawang Madura United. 

Tapi sayang saat itu penyelesaian akhir lini depan Singo Edan masih tumpul. Padahal lini depan mengoleksi empat offside pada pertandingan itu.

Dari segi tendangan ke gawang, Arema juga lebih mendominasi daripafa Madura United. Tercatat ada 15 shooting dibikin Arema, tetapi hanya tiga yang mengarah ke gawang lawan.

Karena hal itu, Milomir Seslija mencoba menyiapkan timnya mulai sore tadi dengan menggelar latihan di Stadion Kanjuruhan. "Kami akan siapkan tim untuk laga selanjutnya," ujar Milo.

Baca Juga : Lama Tak Terlihat, Striker Lama Arema FC Akan Bergabung

Dari sisi head to head kedua tim, Arema masih mendominasi kemenangan atas  Madura United. Dari 35 kali pertemuan, Arema mengoleksi 9 kali kemenangan dan 6 kekalahan. Sisanya, 20 laga, berakhir seri.

Untuk itu, Milo dan tim pelatih lainnya harus berpikir lebih keras menajamkan timnya untuk menghadapi Madura United jika ingin memenangkan pertandingan. Apalagi saat ini tim Singo Edan masih krisis penyerang selepas Sylvano Comvalius menderita sakit sinus dan sedang dalam pengobatan di Belanda.

"Kami akan maksimalkan pemain yang ada. Tapi tentu jika bermain di kandang, kami akan main ngotot untuk menang. Tidak ada alasan lain selain menang di kandang agar Aremania senang," ucap pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu.