Antisipasi Banjir Memasuki Musim Hujan, Satgas DPUPR Normalisasi Saluran Air di 30 Titik

Nov 03, 2019 18:52
Satgas DPUPR saat melakukan normalisasi drainase (DPUPR for MalangTIMES)
Satgas DPUPR saat melakukan normalisasi drainase (DPUPR for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sedia payung sebelum hujan, telah dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Drainase, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, saat menyambut musim hujan seperti saat ini. Sebanyak 30 titik saluran drainase di beberapa wilayah di Kota Malang telah dilakukan normalisasi guna antisipasi banjir saat curah hujan tinggi.

Baca Juga : Terkuak, Data Petani Terkena Limbah Greenfields Sejak Tahun Lalu Telah Dilaporkan, Tapi...

30 titik tersebut dinormalisasi pada Bulan Oktober 2019. Ke 30 titik itu merupakan titik rawan terjadi genangan.  Di antaranya, wilayah Sumbersari, Merjosari, Tlogomas, Galunggung, Sawojajar, Sukun, Klojen, Mojolangu dan wilayah lainya.

Terakhkir Satgas DPUPR menutup bulan Oktober lalu dengan melakukan normalisasi di saluran air di kawasan jalan Sunan Kalijaga Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Di sana lagi-lagi pejuang drainase itu, menemukan berbagai jenis sampah yang menyumbat, seperti sampah plastik, sampah rumah tangga dan jenis sampah lainnya.

"Setiap bulan rata-rata kami menormalisasi saluran air antara 25 sampai 30 titik saluran air yang tersumbat. Penyebabnya berbagai macam, ada sampah dan penyempitan. Makanya perlu dan kesadaran, jika tidak,  tentu masyarakat sendiri yang akan menerima dampaknya kalau terjadi bencana," jelas Hari Widodo Koordinator Satgas DPUPR.

Baca Juga : Hama Tikus Bikin Buntung, Dinas Pertanian : Alat Bantuan Masih Terkendala Lelang

Selain faktor sampah rumah tangga , sampah penyumbat lainnya adalah karena adanya kabel-kabel yang sengaja dibuang oleh pihak provider pasca pemasangan di dalam saluran air tanpa mempertimbangkan dampaknya.

"Dan ada juga yang kadang memanfaatkan saluran untuk kepentingan pribadi, mempersempit saluran dengan membuat bangunan secara permanen. Di sini sekali lagi kami imbau masyarakat lebih sadar dan peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ataupun mempersempit saluran. Jika banjir yang rugi juga diri sendiri," paparnya.

Topik
MalangBerita MalangDPUPR Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru