Kepala Puskesmas Ciptomulyo, dr Edy Dwitanto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kepala Puskesmas Ciptomulyo, dr Edy Dwitanto (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kondisi tekanan psikologis dan fisik atau biasa disebut stres ternyata cukup membahayakan bagi tubuh. 

Penyakit ini tidak hanya berpengaruh pada keadaan mental seseorang saja, tapi jika dibiarkan bisa merembet ke anggota tubuh fisik yang lain dan menyebabkan berbagai penyakit.

Kepala Puskesmas Ciptomulyo, dr Edy Dwitanto mengatakan banyak pengaruh stres yang berimbas pada fisik seseorang. 

Di mana hal tersebut belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal, beberapa penyakit dinilai lebih berat imbas dari stres itu.

"Pengaruh orang stres itu kan kondisi mental tapi bisa mempengaruhi fisik juga. Hanya saja orang masih banyak yang belum menyadari akan bahaya stres berlebihan," ujarnya.

Misalnya saja penyakit tukak lambung (maag), tekanan darah tinggi, hingga diabetes bisa diakibatkan karena kondisi stres yang berlebih.

Beberpa jenis penyakit itu kata dia, bakal kambuh atau semakin berat jika penderitanya mengalami stres atau cemas.

“Ketika stres, pembuluh darah itu jadi tegang, maka air di dalam pembuluh darah itu jadi banyak. Tapi karena stres itu tadi ada hormon yang mencegah orang untuk membuang kencing. Menumpuknya cairan di dalam tubuh ini yang akhirnya menyebabkan penyakit seperti darah tinggi atau hipertensi akibat kebanyakan produksi darah dalam tubuh," jelasnya.

Karenanya, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kesehatan lanjut dia sangat penting.

Selain melakukan chek up rutin ke Puskesmas, masyarakat juga diimbau untuk ikut program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

Mulai dari melakukan aktifitas fisik, konsumsi sayur buah dan gizi seimbang melalui Isi Piringku.

"Memang tidak mudah menyadarkan maka masyarakat harus mau menerapkan GERMAS. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan chek up kesehatan secara rutin resiko penyakit akan bisa dicegah," pungkasnya.