Ilustrasi gendam (istock)
Ilustrasi gendam (istock)

MALANGTIMES - Aksi gendam kembali meneror warga Kota Malang. Kali ini korbannya adalah Mundjijah, warga Jalan Cipayung, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Ia menjadi korban gendam oleh sekolompok orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan satu orang perempuan.

Kejadian yang menimpa perempuan berusia 68 tahun tersebut, terjadi pada 1 November 2019, sekitar pukul 11.30 wib. Bermula ketika korban selesai mengikuti pengajian di salah satu masjid di Kota Malang dan kemudian akan menuju Mal Matos.

Saat korban berada di depan salah satu Gedung UB saat akan menuju Matos, korban tiba-tiba dihampiri oleh seorang laki-laki yang mengaku merupakan warga Singapura. Pria tersebut menanyakan sebuah alamat yang tak korban ketahui. 

Dan tak berselang lama, kemudian muncul dua orang laki-laki dan satu perempuan yang merupakan rekan pelaku. Di situ, para pelaku kemudian mengajak korban menaiki sebuah mobil untuk menuju ke bank mengambil uang.

Namun entah bagaimana ceritanya, saat itu, korban tanpa sadar menuruti saja perkataan para pelaku yang mengajaknya masuk mobil untuk menuju bank. Tiba di bank yang ada di kawasan Jalan Veteran, Lowokwaru, Kota Malang, korban diminta pelaku untuk mengambil uang.

Setelah mengambil uang, korban tanpa sadar juga langsung menyerahkan uang tersebut kepada para pelaku. Selain uang tunai yang diberikan pada pelaku, korban juga melakukan transfer sejumlah uang kepada pelaku.

Dan setelah memberikan sejuamlah uang para para pelaku, korban diturunkan dari mobil dan ditinggal di sekitar Jalan Soekarno Hatta. Selepas itu kemduian korban baru menyadari menjadi korban gendam dan menderita kerugian sekitar Rp 175 juta. Atas kejadian itu, kemudian korban melapor ke Polres Malang Kota.

Mengenai kejadian tersebut, Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander, membenarkan informasi adanya kejadian tersebut.

"Saat ini kasusnya sudah ditangani anggota. Upaya penyelidikan masih dilakukan. Tentunya kami mengimbau kembali, masyatakat harus lebih waspada dan hati-hati lagi, khususnya kaum wanita," jelasnya (2/11/2019).

Sementara itu, kejahatan gendam dengan modus tersebut, ternyata sudah pernah terjadi sebelumnya. Korbannya adalah Sofwan, warga Turen, Kabupaten Malang ini. Pria berusia 61 tahun tersebut, mengalami kerugian sebesar Rp 500 juta, setelah uang miliknya dibawa kabur oleh kenalannya yang belum sehari ia kenal.

Kejadian tersebut bermula pada Rabu tanggal 25 september 2019, sekira pukul 11.00 wib, dimana korban baru saja turun dari sebuah angkot di Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Kauman, Kecamatan, Klojen, Kota Malang.

Di situ, korban dihampiri seorang laki-laki yang juga mengaku berasal dari Singapura. Tak lama, komplotan korban juga ikut mendatangi korban dan juga mengajaknya menaiki mobil. Sama halnya dengan Mundjijah, Sofwan tak sadar juga menuruti semua perkataan pelaku, termasuk untuk mengambil uang hingga Rp 500 juta.