Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko saat melakukan penanaman dan penyiraman pohon cacao dalam simbolis peresmian program Penanaman Pohon Kenangan(ist)
Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko saat melakukan penanaman dan penyiraman pohon cacao dalam simbolis peresmian program Penanaman Pohon Kenangan(ist)

MALANGTIMES - Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum (UPT PPU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, kembali menetaskan program baru yang juga berfokus dalam memberikan kepedulian terhadap lingkungan. Program tersebut bernama "Penanaman Pohon Kenangan".

Program tersebut, nantinya, juga akan melibatkan peran serta masyarakat, dalam hal ini adalah ahli waris dari yang keluarganya dimakamkan di TPU yang dikelola oleh Pemkot Malang.

Ahli waris nantinya diimbau sebisa mungkin memberikan bantuan satu buah bibit pohon untuk ditanam di kawasan makam. Pohon bantuan tersebut tentunya akan semakin membuat kawasan makam bisa menjadi pabrik oksigen di tengah lingkungan kawasan kota.

"Pohon yang diberikan nanti kan diniatkan atas nama orang yang meninggal, sehingga tentunya itu akan menjadi pahala yang terus mengalir. Sebab, kebermanfaatannya nantinya akan bisa dirasakan oleh banyak pihak," papar Takroni Akbar, Kepala UPT PPU.

Dalam perencanaan program Penanaman Pohon Kenangan itu, nantinya akan terlebih dulu diujicobakan di TPU Kasin. Seperti diketahui, jika TPU Kasin  memiliki luasan lahan yang cukup luas, yakni 77.452 meter persegi.

Selain itu, ditambah TPU tersebut memiliki  jenis tanah yang subur dengan kandungan humus yang cukup tinggi. Sehingga tidak mengherankan jika pohon cacao yang ditanam sebelumnya dapat tumbuh dengan subur.

"Untuk jenis pohonnya, sebisa mungkin yang disumbangkan adalah pohon cacao. Selain bisa menjadi penyumbang oksigen, nantinya jika berbuah, tentu buahnya bisa diolah bersama masyarakat sekitar, sehingga benar-benar memberikan manfaat," terangnya.

Untuk bagaimana dan dimana para keluarga ahli waris bisa mendapatakan bibit pohon tersebut, nantinya pihak UPT akan berencana berkoordinasi dengan masyarakat sekitar untuk menyediakan bibit di kawasan pemakaman. Sehingga, kembali lagi, jika program ini akan saling memberi manfaat bagi orang banyak.

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edy Jarwoko, sangat mengapresiasi gebrakan dari UPT PPU. Pria berkacamata dan merupakan orang nomor dua di Kota Malang itu, didapuk sebagai penanam pertama pohon kenangan.

"Saya Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko sangat mendukung dan mengapresiasi serta turut menyukseskan Program Grave Go Green Plus yang merupakan program unggulan UPT PPU Kota Malang. Pada hari ini telah dicanangkan program baru yang disebut pohon kenangan" ujarnya.

Pihaknya berharap, melalui penanaman pohon kenangan ini, dapat menambah asupan pabrik oksigen yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Selain itu, ia juga menyampaikan hal senada dengan Kepala UPT PPU, jika gerakan ini akan menjadikan amal jariah karena memberi penghidupan bagi makhluk hidup.

"Pohon kenangan ini maksudnya adalah setiap ada yang meninggal dunia para ahli waris disarankan atau dianjurkan untuk bersedekah oksigen yang merupakan perwujudan amal jariah dalam bentuk menanam satu pohon yang diniatkan kepada almarhum dan alharhumah yang meninggal," imbau Edi panggilan akrab pria yang juga penggemar kopi ini.

Ia juga menyampaikan, agar hal positif seperti yang dilakukan UPT PPU ini bisa menular atau diadopsi oleh stakeholder lain untuk juga ikut peduli terhadap lingkungan.