Ilustrasi CPNS 2019 (Ist)
Ilustrasi CPNS 2019 (Ist)

MALANGTIMES - Pemerintah pusat kembali membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019. Pendaftaran mulai dibuka mulai 11 November 2019.

Masih dengan sistem yang sama, masyarakat yang tertarik menjadi CPNS melakukan pendaftaran secara  online. Pendaftaran tahun ini  terintegrasi secara nasional lewat portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), sscasn.bkn.go.id.

Hal itu juga ditegaskan  Nurman Ramdansyah, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang. Dia menyampaikan sistem pendaftaran masih sama, melalui online.

"Masih sama. Sedangkan ujiannya, dari surat yang kami terima dari pemerintah pusat, akan digelar Februari sampai Maret 2020 mendatang," kata dia, Kamis (31/10/2019).

Nurman juga mengungkapkan, kuota CPNS yang didapatkan untuk Kabupaten Malang sampai saat ini sebanyak 527. Kuota itu dibagi untuk formasi 254 tenaga kependidikan, 102 tenaga kesehatan, dan 171 tenaga teknis.

"Sementara untuk kuota sejumlah itu walau kebutuhan kami yang diajukan sebanyak 600. Kami akan mencoba lagi untuk mengusahakan adanya tambahan ke pusat," ujar Nurman.

Mantan kabag hukum Pemkab Malang ini juga menyarankan bagi masyarakat yang tertarik menjadi pengabdi dan pelayan masyarakat untuk mempersiapkan dirinya sedari dini. Terutama terkait berbagai persyaratan untuk melamar menjadi CPNS 2019. "Kami imbau mempersiapkan diri walaupun untuk syarat-syaratnya kami masih menunggu dari pusat," ucapnya.

Terkait lokasi ujian kompetensi dasar (SKD) dan sistem kompetensi bidang (SKB), pemkab berharap bisa dilaksanakan di wilayah Kabupaten Malang atau secara mandiri. "Harapannya seperti itu. Semoga bisa disetujui oleh pusat. Selain itu, kami  ingatkan bahwa pelamar hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan formasi. Jika mendaftar dua, pasti dibatalkan oleh sistem," imbuh Nurman.

Lantas bagaimana alur untuk pendaftaran CPNS 2019 tersebut? Dari informasi resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat 8 langkah pendaftaran online CPNS 2019.

Pertama. pelamar membuka portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id. Setelah itu, pelamar membuat akun SSCN 2019 dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK) atau NIK kepala keluarga. 

Hal inilah yang membuat satu pelamar tak bisa mendaftarkan dirinya untuk dua instansi dan formasi jabatan karena basis pendaftaran mempergunakan NIK.

Tahap berikutnya, setelah membuat akun, pelamar bisa login dengan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan. Unggah foto diri memegang KTP dan kartu informasi akun serta melengkapi biodata dan memilih formasi dan jabatan.

Selanjutnya, unggah sejumlah dokumen persyaratan ke dalam portal SSCASN dan cek resume serta cetak kartu pendaftaran.

Selain alur pendaftaran, BKN tahun ini juga memberikan waktu sanggah bagi pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat seleksi administrasi selama tiga hari pasca-pengumuman. Bagi instansi terkait, diberikan waktu maksimal 7 hari untuk memberikan jawaban sanggah itu.

Pun bagi pelamar yang menemui kendala atau kesulitan. BKN dalam SSCASN telah menyediakan kanal  frequently asked question (FAQ) yang berfungsi untuk memberikan solusi terhadap kendala itu. Ada juga kanal helpdesk daring yang bisa dimanfaatkan bagi pelamar sebagai media pengaduan.