Foto Dokumentasi MalangTIMES
Foto Dokumentasi MalangTIMES

MALANGTIMES - Pasca alami kebakaran, kekuatan konstruksi bangunan Pasar Besar, tepatnya area Matahari Department Store terus ditinjau. Sekitar tiga minggu yang lalu, area bekas kebakaran sudah ditinjau Institut Teknologi Surabaya (ITS).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto. Dia menyampaikan, tim independen yang ditunjuk sudah melakukan cek lokasi. Namun sampai sekarang, hasilnya masih belum diketahui.

"Kami masih menunggu hasilnya, apakah bangunan akan dibongkar atau hanya diperbaiki," katanya pada wartawan belum lama ini.

Wahyu menyampaikan, kekuatan konstruksi bangunan harus dipastikan sebelum akhirnya area lantai satu dan dua Pasar Besar kembali dioperasikan. Karena perjanjian Pemkot Malang dengan pihak ke dua yang menyewa lantai satu dan dua Pasar Besar masih berakhir pada 2034 mendatang.

Pria penghobi motor trail ini menyampaikan, ketika konstruksi bangunan harus dibongkar, maka pedagang pasar harus direlokasi. Namun lokasi relokasi akan diperhatikan agar tak jauh dengan lokasi pasar saat ini.

"Kalau seandainya pembenahan total relokasi harus perhatikan aspek sosial hingga kemacetan. Tidak mungkin jika relokasi jauh dari tempat sekarang. Tapi semua keputusan masih lihat nanti hasil dari tim ITS," paparnya.

Dia menyebut, tes kekuatan konstruksi bangunan sebelumnya telah disepakati oleh pihak ke dua dan Pemkot Malang. Kesepakatan diambil pada Agustus lalu secara bersama untuk menunjukan tim independen, dalam hal ini ITS.

"Kami terus pantau kondisinya dan selalu berkomunikasi dengan pihak investor. Jadi keputusan mana yang diambil nanti akan melihat hasil akhir yang dikeluarkan ITS," jelas dia.