Tim Paduan Suara Mahasiswa Gema Gita Bahana UIN Malang saat tampil dalam kejuaraaan internasional Jakarta World Choir Festival (JWCF) 2019. (Foto: Humas)
Tim Paduan Suara Mahasiswa Gema Gita Bahana UIN Malang saat tampil dalam kejuaraaan internasional Jakarta World Choir Festival (JWCF) 2019. (Foto: Humas)

MALANGTIMES - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Gema Gita Bahana (GGB) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) baru pertama kali mengikuti ajang kejuaraan level internasional. Kendati demikian, mereka sukses membawa pulang 2 medali emas sekaligus.

Selama dua hari penuh, tim PSM GGB ini mengikuti kompetisi bergengsi Jakarta World Choir Festival (JWCF) 2019 di Taman Ismail Marzuki, Jumat-Sabtu (25-26/10/2019).

“Persiapan tim kami tidak hanya monoton untuk ajang festival ini, tetapi dengan mengikuti kompetisi-kompetisi regional dan nasional sebelumnya,” ucap Habibah Fairuz Huwaida, salah satu tim Gema Gita Bahana. 

Singer dari Jurusan Perbankan Syariah UIN Malang ini menjelaskan, terdapat beberapa kejuaraan yang telah diikuti sebelum sampai di ajang internasional ini.

Dimulai dari bulan April konser tahunan, bulan Mei meraih juara 2 dalam lomba paduan suara di Universitas Brawijaya (UB), kemudian bulan September mendapatkan silver medal dan gold medal kategori folklore dan pop and jazz di Surabaya.

Untuk diketahui, festival paduan suara taraf internasional JWCF 2019 terbagi atas sembilan kategori yang dibagi dalam dua hari.

Di hari pertama dilombakan 6 kategori mulai dari children’s choir, teeneger’s choir, folklore, music of religion, musica sacra, dan senior choir.

Kemudian dilanjutkan hari kedua dengan kategori pop and jazz, acapella and vocal group, youth choir, dan mixed choir.

"Gema Gita Bahana UIN Malang dalam ajang internasional ini mengikuti dua kategori yakni folklore dan pop and jazz," ujarnya.

Tim Gema Gita Bahana UIN Malang berharap, untuk setiap kompetisi yang diikuti dapat menjadi bahan evaluasi.

"Sehingga kompetisi berikutnya mendapatkan sesuatu yang lebih membanggakan lagi," pungkas Habibah.