Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Keberadaan infrastruktur di Kota Malang rupanya mulai dilirik pemerintah asing. Mulai dari masalah air, lingkungan hidup, pendidikan, bahkan yang terbaru keberadaan jalur tol di Kota Malang.

Hal itu dijelaskan Wali Kota Malang Sutiaji usai melakukan audiensi dengan Komisaris Perdagangan Kanada di Balaikota Malang, Selasa (29/10). Banyaknya pihak yang ingin bekerja sama terkait pengelolaan infrastruktur daerah itu menurut dia saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih akan melakukan kajian.

"Mereka menjajaki beberapa yang bisa dikerjasamakan. Ada masalah air, lingkungan hidup hingga pendidikan. Ya kami harus pelajari dulu, karena memang masih banyak yang sudah mau kerja sama dengan kita," ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa negara seperti Amerika menginginkan kerja sama di bidang sanitasi, kemudian Jerman dan Belanda mengenai persoalan pengelolaan sampah, dan yang lainnya.

Sedangkan dari Kanada terkait infrastruktur keberadaan tol di tengah kota dan LRT yang saat ini tengah dalam tahapan wacana itu. Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pada tahun 2020 mendatang akan dilakukan uji kelayakan transportasi massal tersebut.

"Nah semakin banyak sinergitas itu kan semakin bagus. Kanada konsen kepada masalah infrastruktur bagaimana tol tengah kota dan LRT. Mana yang bisa disinergikan ya nanti kita sinergikan," pungkasnya.