Wawali Bung Edi Acungi Jempol Malam Umbar Kata, Ikut Baca Puisi di Hadapan Pengunjung Coffee Times

MALANGTIMES - Semakin larut malam, suasana acara Malam Umbar Kata Sumpah, Pemuda Bersumpah di Coffee Times, Terminal Kopi Malang Pasar Terpadu Dinoyo lantai 2 semakin meriah. Pembacaan puisi demi puisi memperingati Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10) menggaung dan disambut antusias pengunjung.

Tak hanya pegiat sastra, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko yang turut hadir dalam gelaran ini ikut menyumbangkan bait-bait puisi. Menariknya, ia membawakan dengan musikalisasi puisi, dengan iringan musik dari Hasan Abu Hamid, BSA (Bahasa dan Sastra Arab) UIN Malang. "Saya mengapresiasi acara yang digelar dari teman-teman media MalangTIMES bersama dengan komunitas sastra yang kami banggakan ini," ungkapnya.

Alunan musik sendu kemudian mengiringi aksi pembacaan puisi dari Bung Edi (sapaan akrab Wakil Wali Kota Malang) itu. 

"Sumpah Pemuda hadir karena kesadaran bangsa itu lahir
Sumpah pemuda itu puncak hikmah kegelisahan bangsa
Sumpah pemuda adalah rahmat karunia yang maha kuasa"

Itulah yang ia bacakan di awal pembacaan puisi kali ini yang disambut tepuk tangan meriah oleh peserta dan pengunjung Coffee Times. Tak hanya itu, ia juga membacakan puisi karya dari KH A Mustofa Bisri.

"Seizin daripada teman-teman sekalian, di kesempatan ini saya akan bacakan puisi karya KH A Mustofa Bisri," katanya langsung dengan pembacaaan puisi.

"Bagaimana
Bagaimana kau hendak menulis puisi dengan apa?
Huruf-huruf dan kata-kata telah aus
Digunakan terus menerus
Oleh tikus-tikus yang rakus
Meruapkan bau kakus"

Begitulah lantunan dari salah satu bait yang dikemas dalam musikalisasi puisi yang dibawakan Wakil Wali Kota Malang tersebut.

Tak hanya Bung Edi, sederet tokoh dan pejabat di Kota Malang yang hadir dalam gelaran ini juga ikut menyumbang lantunan puisi. Di antaranya, Wakil DPRD Kota Malang Asmualik, Wakapolres Malang Kota Kompol Ari Restiawan, Anggota DPRD Kota Malang Fuad Rahmad, Anggota DPRD Kota Malang Rakhmad. 

Kemudian, Direktur Utama PDAM Kota Malang M. Nor Muhlas, pengacara kondang Malang Gunadi Handoko, hingga pengusaha properti sekaligus pemilik Apartemen Kaliandra Heri Mursyid.

Segenap tokoh dan pejabat ini juga melakukan tinjauan ke area Coffee Times sambil melihat sajian kopi-kopi khas nusantara yang disediakan. Yakni, aneka biji kopi pilihan dari pegunungan Malang Raya. Seperti halnya dari pegunungan Bromo, Kawi, Semeru, hingga Ijen. Mulai dari jenis kopi Dampit, kopi Lanang, hingga kopi Luwak. Penyajiannya pun beragam, dari penyeduhan sederhana, Vietnam Drip, Franc Press, hingga espresso.

Top