Rumah bekas kediaman Bung Tomo di kawasan Idjen Boulevard. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Rumah bekas kediaman Bung Tomo di kawasan Idjen Boulevard. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Peraturan WaliKota (Perwal) Kota Malang tentang Cagar Budaya ditarget rampung akhir 2019. Saat ini, proses pembahasan telah dilakukan dan sudah ada anggaran khusus yang disiapkan untuk membahas Perwal tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni menjelaskan, Perwal dikebut untuk menguatkan Perda Kota Malang tentang Cagar Budaya. Di dalamnya akan mencakup berbagai aspek penting. Mulai dari sanksi hingga reward yang akan diberikan kepada pemilik bangunan cagar budaya.

"Sudah dianggarkan dan semestinya memang sudah jadi Perwal tahun ini," kata perempuan yang akrab disapa Dayu itu pada wartawan, Senin (28/10/2019).

Dalam perencanaan awal penyusunan Ranperda Cagar Budaya beberapa tahun lalu, menurutnya ada skema khusus yang dibahas berkaitan dengan reward bagi pemilik bangunan cagar budaya. Salah satunya adalah keringanan dalam membayarkan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Namun sejauh ini, berapa besaran keringanan PBB yang diberikan menurutnya masih belum dirinci lebih mendetail. Perincian itu pun melibatkan langsung Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang.

"Seperti apa dan berapa besaran keringanan itu sepenuhnya ada pada BP2D, dan kami kerjasama dengan BP2D," imbuhnya.

Lebih jauh perempuan berambut panjang ini menjelaskan jika Perwal bukan hanya produk pemerintahan yang berasal dari Perda saja. Melainkan juga menjadi produk akademisi dan berbagai elemen yang terlibat di dalamnya. Karena sepenuhnya Perwal mengatur secara lebih mendetail berkaitan dengan aturan yang akan dijalankan.

"Kalau untuk sanksi kita ikuti undang-undang yang ada, yaitu sanksi administrasi hingga pidana juga diatur di dalamnya," jelasnya.

Sementara berkaitan dengan jumlah bangunan cagar budaya yang sudah tercatat, menurutnya saat ini sudah sangat banyak. Terakhir dilakukan penetapan terhadap sekitar 30 bangunan cagar budaya. Ke depan masih akan terus dilakukan pendataan lebih jauh.

"Banyak sekali bangunan cagar budaya yang akan ditetapkan lagi tahun ini," pungkasnya.