Salah satu tempat parkiran yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Salah satu tempat parkiran yang ada di Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Selain fokus mendongkrak pendapatan pajak daerah, Bapenda (Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Malang juga bakal mengoptimalkan pendapatan dari sektor retribusi. Terutama dari retribusi parkir.

”Beberapa waktu lalu, tim sudah dikerahkan ke lapangan melakukan penelusuran terkait lahan dan pengelolaan parkir. Hasilnya masih ada banyak titik dijadikan lahan parkiran liar yang tidak sesuai dengan ketentuan. Tahun 2020 mendatang, tarif dan potensi parkiran di Kabupaten Malang akan kami sesuaikan dengan tinjauan lapangan tersebut,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Dr Purnadi.

Sikap tegas yang dilakukan Bapenda ini, bertujuan mengoptimalkan penghasilan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Dimana retribusi parkir digadang-gadang bisa menjadi salah satu sektor pendapatan daerah, guna merealisasikan pengajuan pendapatan PAD yang ditarget mencapai Rp 1 triliun pada tahun 2021 mendatang.

”Kalau melihat potensi pajak dan retribusi yang dikelola Bapenda, kami optimis target jangka panjang terkait perolehan penghasilan PAD yang diproyeksikan bakal memperoleh Rp 1 triliun itu bisa direalisasikan,” tegas mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ini.

Saat ditemui MalangTIMES.com, Dr Purnadi mengaku jika pada tahun 2019 saja, retribusi parkir sudah memperoleh pendapatan hingga nominal miliaran rupiah.

Perlu diketahui, retribusi parkir yang dikelola Bapenda Kabupaten Malang terbagi menjadi 2 kategori. Yakni retribusi parkir di tepi jalan umum dan retribusi tempat khusus parkir. 

”Target yang dipatok pada dua kategori yang ada dalam retribusi parkir ini berbeda-beda, sebab disesuaikan dengan potensi yang ada di Kabupaten Malang,” jelasnya.

Pada sektor retribusi parkir ditepi jalan umum, lanjut Dr Purnadi, di tahun 2019 ini ditarget bakal memperoleh Rp 1. 750. 000. 000. 

Dari jumlah tersebut, hingga semester pertama di tahun 2019, Bapenda Kabupaten Malang sudah memperoleh penghasilan hingga lebih dari 55 persen. 

”Pada 6 bulan pertama di tahun 2019, tepatnya sejak Januari hingga awal Juli retribusi parkir di tepi jalan umum sudah memperoleh lebih dari Rp 972,7 juta,” sambung Dr Purnadi.

Lanjut, pada sektor retribusi tempat khusus parkir Bapenda Kabupaten Malang mematok diangka Rp 625 juta. Jumlah tersebut ditargetkan bisa terealisasi di tahun 2019.

Namun dari catatan yang dihimpun Bapenda Kabupaten Malang pada semester pertama, retribusi tempat khusus parkir sudah memperoleh penghasilan mencapai lebih dari 63 persen dari target yang sudah ditentukan atau jika dinominalkan setara dengan Rp 388. 341. 204.

”Seiring berjalannya waktu, target pajak dan retribusi termasuk retribusi parkiran ini akan terus ditingkatkan. Harapannya, demi merealisasikan target PAD di jangka panjang agar memperoleh penghasilan mencapai Rp 1 triliun,” tukas Dr Purnadi.