Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono (kanan depan) saat sambang dan diterima TNI di lokasi TMMD ke-106 di Kedungsalam, Donomulyo (for MalangTimes)
Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Muljono (kanan depan) saat sambang dan diterima TNI di lokasi TMMD ke-106 di Kedungsalam, Donomulyo (for MalangTimes)

MALANGTIMES - TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 Tahun 2019 di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, terus berderap dalam melakukan pembangunan di wilayah perdesaan. Melalui etos gotong royong yang kian memudar di era saat ini, TMMD kembali mengungkitnya terus menerus.

Hal inilah yang diapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Didik Budi Muljono yang mengunjungi lokasi TMMD ke-106 itu. 

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Didik Budi menyampaikan, bahwa membangun desa tak bisa hanya dilakukan oleh Pemkab Malang semata. Tapi, perlu adanya sinergitas secara kontinyu antara berbagai elemen yang ada. Dengan spirit membangkitkan lagi kekuatan gotong royong yang merupakan nilai luhur masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Malang. 
"Lewat TMMD inilah sinergitas membangun desa melalui dorongan terus menerus untuk menguatkan gotong royong mendapatkan ruangnya. Kita tentu mengapresiasi hal ini setiap kali digelar karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," ucap Didik Budi, Rabu (23/10/2019).

Gotong royong sebagai pilar dalam membangun desa untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi dikarenakan berbagai akses yang belum maksimal. Menjadi perhatian serius dari Didik Budi dalam merencanakan dan mengkoordinir berbagai program yang ada di OPD Kabupaten Malang.

Apalagi, lanjut Didik Budi, Pemkab Malang mengusung program pengentasan kemiskinan sebagai bagian dalam pembangunan strategis sampai 2021 datang. "Kemiskinan tak bisa diatasi tanpa kerja nyata dan sinergi harmonis seluruh elemen. Serta mampu membangkitkan lagi karakter gotong royong sebagai spirit dalam membangun desa dari keterpurukan ekonomi karena belum maksimalnya akses dasar," ujar mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Malang ini.

Kemiskinan juga tak mungkin bisa diselesaikan bila hanya dikerjakan oleh Pemkab Malang sendirian. "Karena itulah dengan adanya TMMD ini apa yang kita harapkan bersama bisa disujudkan," imbuh Didik Budi.

Pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019 fokus pada upaya membangun berbagai sarana dan prasarana publik yang bersinggungan langsung dengan kepentingan masyaraka secara terpadu. Diantaranya Pengerasan Jalan, Pipanisasi, Perbaikan Mushola, Pembuatan MCK, RTLH, Jamban Keluarga dan Rabat Jalan Proyek Padat Karya. Selain berbagai bantuan yang diterima masyarakat Kedungsalam, Donomulyo, dari Pemkab Malang.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Ditemui oleh Dandim 0818 wilayah Kabupaten Malang- Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad, Didik Budi juga menyampaikan, Pemkab Malang sangat mendukung berbagai kegiatan dalam TMMD. 

Melalui giat itu, berbagai OPD Kabupaten Malang pun diterjunkan dalam memberikan pelayanan secara berkesinambungan selama satu bulan penuh. Khususnya dalam pelayanan dasar masyarakat di Kedungsalam, Donomulyo. "Ini bentuk sinergi Pemkab Malang dengan TNI. Di mana, kita juga terjun di sana, baik secara anggaran maupun personil OPD dalam melayani masyarakat di pelayanan dasar. Kita harapkan sinergi ini menjadi contoh baik juga bagi masyarakat. Bahwa tanpa gotong royong, maka beban berat tak bisa diangkat," pungkas Didik Budi.